2017, Jumlah Penduduk Miskin Asahan Berkurang

100
foto ilustrasi

tobasatu.com, Asahan | Badan Pusat Statiatik (BPS) Asahan mencatat penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 680 jiwa pada 2017 jika dibandingkan pada 2016. Pada 2016, jumlah penduduk miskin sebanyak 84.350 jiwa, dan menurun menjadi 83.670 jiwa pada 2017.

“Sepanjang 2017, jumlah penduduk misikin berkurang 8,6 peren jika dibandingkan dengan 2016,” kata Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Asahan Mariyanto, saat ditemui tobasatu.com, di Kisaran, Rabu (10/1/2017).

Mariyanto memaparkan, angka Garis Kemiskinan (GK) Kabupaten Asahan secara total sebesar Rp 305.868 per kapita per bulan pada 2017. Angka itu meningkat sebesar 4,74 % jika dibandingkan dengan angka GK pada 2016. Pada 2016, angka GK Asahan sebesar Rp. 292.030 per kapita per bulan.

“GK adalah suatu indikator yang digunakan sebagai batas menentukan miskin atau tidaknya seseorang. Penduduk miskin adalah mereka yang dikategorikan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan,” bebernya.

Selain itu, peningkatan juga terjadi pada Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2). Pada 2016, P1 Asahan yaitu 1,86. Angka tersebut bertambah 0,18 atau naik 9,6% menjadi 2,04 pada 2017. Meski kecil, P2 juga meningkat, dari 0,51 pada 2016 menjadi 0,52 pada 2017.

“Hal ini, mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin semakin tinggi dan cenderung semakin menjauhi garis kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk miskin,” katanya.

Menurut Mariyanto, sumber data utama yang dipakai dalam menghitung tingkat kemiskinan 2017 hasil data Survei Sosial Ekonomi Nasiona Maret 2017. (ts-20)