PDAM Tirtanadi Lakukan Pergantian Trafo dan Pembuatan Sumur Bor Baru

285
PDAM Tirtanadi melakukan pekerjaan Purifying / penggantian oli Trafo listrik di IPA Sunggal pada tanggal 17 dan 18 Januari 2018. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | PDAM Tirtanadi melakukan pekerjaan Purifying / penggantian oli Trafo listrik di IPA Sunggal pada tanggal 17 dan 18 Januari 2018.

“Kami akan melakukan penggantian oli yang ada di trafo listrik di IPA Sunggal pada 17 dan 18 Januari 2108,” kata Kepala Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Jumirin kepada wartawan melalui siaran persnya, Selasa (16/01/2018).

Penggantian oli ini, menurut Jumirin rutin dilakukan untuk meningkatkan performa trafo. Oli ini berfungsi isolasi (pembatas) dan pendingin trafo untuk menghindari terjadinya korslet. Penggatian oli trafo tersebut dilakukan secara bertahap selama 2 hari untuk meminimalkan gangguan air kepada pelanggan.

“Pekerjaan dilaksanakan selama 2 dua hari mulai jam 10.00 – 14.00 WIB pada 17 dan 18 Januari 2018,” jelas Jumirin.

Selama pelaksanaan pekerjaan itu pada pukul 10.00 – 14.00 WIB, IPA Sunggal dioperasikan menggunakan Genset akibatnya akan terjadi penurunan produksi dari normalnya 2.400 liter /detik turun menjadi 2.100 liter / detik.

“Daya listrik dari Genset tidak sebanding dengan daya litrik terpasang dari PLN maka terjadi penurunan pompa di jalur Q2, Q3 dan Q5 masing-masing turun 1 pompa,” ujar Jumirin.

Penurunan kapasitas produksi menyebabkan gangguan kuantitas, kualitas dan kontinutas air kepada pelanggan.

Adapun wilayah yang terdampak pekerjaan pengantian oli trafo tersebut yakni : Jl. Sunggal, Jl. Rajawali, Kompleks Kodam I/BB, Jl. Sei Bilah, Jl. Darussalam, Jl. Ayahanda, Jl. Pabrik Tenun, Jl. Pinang Baris, Jl. Amal, Jl. Puskesmas, Jl. Gatot Subroto, Jl. Abdul Hamid, Jl. Setia Budi, Kompleks Tasbi 1, Jl. Dr. Mansyur, Jl. Sei Serayu, Jl. Jl. Abdullah Lubis, Jl. Sudirman, Jl. Guru Patimpus, Jl. Putri Hijau, Jl. Perintis Kemerdekaan.

Dalam keterangannya, Jumirin juga menyampaikan bahwa saat ini Sumur Bor yang ada di Jl Rahayu, Mandala By Pass juga mengalami kerusakan. Perbaikan sudah diupayakan dengan mengangkat pompa sumur bor dan melakukan pencucian sumur dan filter dengan menggunakan kompressor namun debit air keluar tidak stabil.

BACA JUGA  PDAM Tirtanadi Terima Penghargaan Zerro Accident Award Tingkat Nasional

“Air dari sumur bor berpasir sehingga kinerja pompa jadi berat dan debit air keluar tidak stabil,” ungkap Jumirin.

Lebih jauh Jumirin menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan didapati bahwa sumur bor tertutup material pasir dan batu kerikil mulai dari kedalaman 141 meter padahal konstruksi awal kedalaman sumur bor sekitar 200 meter.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa sumur bor di Jalan Rahayu tidak dapat dioperasikan lagi dan harus dibuat sumur bor baru namun masih di Jalan Rahayu juga lokasinya,” jelas Jumirin.

Sembari menunggu pembuatan sumur bor baru di Jl Rahayu selesai, Cabang HM Yamin bekerjasama dengan Divisi Transmisi Distribusi telah mensirkulasikan pipa distribusi yang mensuply pelanggan di Jalan Rahayu dan Jalan Tangguk Bongkar 1 ke pipa transmisi 200 mm di Jl. Mandala By Pass. (ts-02)

Loading...
loading...