Mantan Anggota Dewan Kucing-kucingan dengan Wartawan Saat Diperiksa KPK

352
Mantan Anggota DPRD Sumut Taufan Agung Ginting dan Murni Elieser usai menjalani pemeriksan di Mako Brimob, terkait kasus suap interpelasi, Selasa (30/1/2018). (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Sejumlah Anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 ‘kucing-kucingan’ dengan wartawan yang dengan tekun menunggu jalannya pemeriksaan di Mako Brimob, Selasa (30/1/2018).

Mantan anggota dewan ini pun menghindari wartawan dengan keluar dari pintu belakang Mako Brimob, yang langsung disambut oleh mobil dan keluar melalui pintu lainnya, yang tidak ditunggui wartawan.

Selain itu, sejumlah wartawan yang meliput pun banyak yang terkecoh karena tidak familiar dengan wajah mantan anggota DPRD Sumut tersebut. Sehingga saat mantan anggota dewan tersebut keluar dari Mako Brimob, banyak yang lolos dari kejaran wartawan.

Mantan Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIP Fahru Rozi juga diperiksa KPK, Selasa (30/1/2018). (tobasatu.com)

Pemeriksaan hari kedua yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mako Brimob kembali menghadirkan 11 mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014.

Dua diantara mantan anggota dewan yang diperiksa adalah Rijal Sirait yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan Fadly Nurzal SAg yang kini duduk sebagai Anggota DPR RI.

Pemeriksaan terkait kasus suap interpelasi dan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD Sumut tahun 2012 dan pengesahan Perubahan APBD Sumut 2013-2014 yang melibatkan mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Selain Rijal Sirait dan Fadly Nurzal, mantan anggota DPRD Sumut lainnya yang diperiksa KPK adalah Tohonan Silalahi (PDS), Fahru Roji (PDIP), Taufan Agung Ginting (PDIP), Abu Bakar Tombak (PPP), Tonies Sianturi (PDS), Arlene Manurung (PDS), Dermawan Sembiring (PDS), Murni Elieser (PDS), serta Abu Hasan Maturidi (PPP). Keseluruhan mantan anggota dewan ini dimintai keterangan sebagai saksi.

BACA JUGA

Namun tak satupun mantan anggota dewan yang bersedia memberikan keterangan kepada wartawan kecuali Rijal Sirait, yang terlihat tetap tenang menghadapi kerumunan wartawan.

Taufan Agung Ginting yang keluar dari Mako Brimob bersamaan dengan Fahru Rozi dan Murni Elieser, menolak memberikan keterangan kepada wartawan, seputar materi pemeriksaan.

“Mohon maaf ya, coba tanyakan saja ke penyidik KPK,” ujar Taufan singkat seraya menaiki mobil Avanza berwarna Silver yang telah menunggunya di pelataran parkir Mako Brimob.

Akses Wartawan Meliput Pemeriksaan Anggota DPRD Sumut di Mako Brimob Dibatasi

Sementara Tohonan Silalahi langsung menghindari kerumunan wartawan, dan berupaya melarikan diri melalui pintu belakang. Namun pria berkepala plontos ini justru akhirnya terpergok wartawan dan tidak bisa menghindar, karena mobilnya diparkir berdekatan dengan tempat wartawan berkumpul.

“Jangan tanya sayalah, tanya saja penyidik KPK,” sebutnya. (ts-02)

Loading...
loading...