PD Pasar Ditenggat Dua Hari Benahi Kios Pasar Pringgan

69
Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS, memfasilitasi pedagang emperan Pasar Peringgan dengan pihak PD Pasar dan Pemko Medan, Rabu (31/1) di ruang Komisi C. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Komisi C DPRD Medan meminta PD Pasar segera membenahi fasilitas kios di Pasar Pringgan sebelum ditempati oleh sejumlah pedagang kaki lima yang saat ini berjualan di emperan.

Hal itu menjadi salah satu poin rapat dengar pendapat (RDP) di gedung dewan antara pedagang dengan pihak PD Pasar dan Pemko Medan, Rabu (31/1/2018), yang dipimpin Ketua Komisi C Hendra DS. Dia meminta agar Pemko terlebih dahulu membenahi tempat dagangan yang representatif.

Selain itu, kata Hendra, PD Pasar juga harus menyiapkan fasilitas dengan menambah ukuran kios menjadi 2 x 2 meter. Selanjutnya pedagang diwajibkan pindah ke dalam gedung.

“Kita kasih tenggat waktu dua hari kepada PD Pasar melakukan pembenahan. Selanjutnya sekitar 128 pedagang diharapkan pindah dari kaki lima ke dalam gedung. Kita pun tidak setuju pedagang menggelar dagangannya di pinggir jalan. Tapi Pemko harus mempersiapkan tempat relokasi yang representatif,” kata Hendra menyampaikan kesimpulan RDP.

Mendengar kesimpulan rapat, Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusli Sinuraya, didampingi Direktur Operasional, mengaku siap membenahi dan menambah ukuran kios menjadi 2 x 2 meter untuk pedagang baru.

Dalam dua hari ini, pihak PD Pasar dipastikan siap membenahi fasilitas. “Setelah siap, diharapkan pedagang tidak boleh lagi menggelar dagangannya di kaki lima. Jika masih saja pedagang berjualan di emperan maka tetap dilakukan penertiban oleh Satpol PP,” kata Rusdi.

Sementara itu, J Siregar, mewakili pedagang menyambut baik keputusan rapat. Ia berharap PD Pasar menyiapkan lapak pedagang yang layak dan manusiawi. Karena sebelumnya pedagang menuding penataan semrawut.

“Kami dipaksa pindah, sementara tempat dagangan belum dibenahi. Bagaimana kami mau jualan jika tempat dagangannya masih diperbaiki? Kan terganggu. Untuk itu kami minta jangan asal gusur, sementara tempat pemindahan masih kumuh,” ungkap Siregar.

Sama halnya yang disampaikan perwakilan pedagang, R Napitupulu, hendaknya pihak PD Pasar transparan terkait pemindahan pedagang. Jangan ada oknum yang memanfaatkan pendataan dan pembagian kios demi kepentingan kelompok dengan mengorbankan hak pedagang.

Selain itu, pedagang berharap agar PD Pasar melakukan penataan pajak dengan pemilahan jenis dagangan agar tidak dicampur aduk. Begitu juga dengan pemilihan kios hendaknya tidak pilih kasih.

Rapat yang dipimpin Hendra DS itu dihadiri anggota Komisi C, Asmui Lubis, Asisten Umum Pemko Medan, Iwan Habibi, perwakilan Satpol PP dan belasan orang perwakilan pedagang. (ts-02)

Loading...
loading...