Atasi Banjir, Drainase Jalan Masjid Syuhada Padang Bulan Dinormalisasi

1003
Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan melakukan normalisasi drainase di Jalan Masjid Syuhada Pasar VI, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (21/2/2018). (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan melakukan normalisasi drainase di Jalan Masjid Syuhada Pasar VI, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. Hal ini guna mengantisipasi banjir akibat tidak berfungsinya drainase akibat tersumbat dan mengalami sendimentasi.

Kegiatan normalisasi ini dipimpin langsung Kabid Drainase Dinas PU Edi Zalman didampingi Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis. Guna mendukung kelancaran pengorekan, Dinas PU menurunkan 50 orang personil  dibantu 1 unit mobil penyedot lumpur, 1 unit ekskavaor , 1 unit backhoe loader serta 10 unit  truk.

Menurut Edi Jalman, normalisasi drainase ini dilakukan atas permintaan warga sekitar dan Ketua DPRD Medan Hendri Jhon Hutagalung. Pasalnya, selama ini setiap kali hujan deras turun sepanjang jalan Masjid Syuhada Pasar 6 Padang Bulan selalu digenangi air, tidak hanya jalan, rumah warga pun mengalami kebanjiran.

“Selain ini permintaan warga dan Ketua DPRD Medan, normalisasi drainase yang kita lakukan ini juga merupakan kegiatan rutin Dinas PU,”kata Edi Jalman.

Normalisasi drainase yang dilakukan Dinas PU juga dibantu 10 orang Petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Selayang. Proses normalisasi berjalan lancar, selain menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, normalisasi juga dibantu alat berat dan mobil pengisap lumpur.

Usai dilakukan normalisasi, air drainase pun tampak mengalir kembali. Itu sebabnya B Hutabarat, salah seorang warga Jalan Jamin Ginting Pasar 6 mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan, terutama kepada Dinas PU Medan  karena telah melakukan pengorekan dan penyedotan sehingga drainase di Jalan Masjid Syuhada kembali berfungsi..

“Selama ini masyarakat selalu mengalami kebanjiran bila hujan turun.  Kondisi ini bisa terjadi  sejak ditutupnya saluran drainase yang mengalir ke Sungai Babura pada saat dilakukannya   pelebaran Jalan Jamin Ginting beberapa tahun lalu. Semoga dengan normalisasi yang dilakukan, kawasan kami tidak lagi kebanjiran. Untuk itu atas nama warga sekitar, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota,” ungkap Hutabarat.

BACA JUGA  Untuk Kendalikan Inflasi, Aceh Tengah Studi Tiru Program Pasar Murah Keliling Pemko Medan

Selain itu tambah Hutabarat lagi,  ketika masih ada Asrama  Batalion Kaveleri 6  Serbu , kawasan mereka tinggal tidak pernah kebanjiran karena ada waduk. Namun setelah asrama pindah dan dilakukan pembangunan Perumahan Citra Garden dan Carefour, dia mengaku waduk dipekercil sehingga kawasan mereka kini menjadi langganan banjir.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh S Bakkar selaku tokoh masyarakat, sebagai warga sekitar dia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan dan seluruh perangkat kerjanya  atas sentuhannya dalam mengatasi keluhan warga berkaitan dengan banjir tersebut.

Sementara itu menurut Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis, pihaknya akan  terus berkoordinasi dengan Dinas PU untuk mengatasi titik-titik banjir maupun genangan air yang berada di wilayahnya. (ts-02)