DPRD Medan Nilai Rusdi Sinuraya Tak Becus Jadi Dirut PD Pasar

268
Anggota DPRD Medan Mulia Asri Rambe. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan Mulia Asri Rambe meminta Walikota Medan Dzulmi Eldin mencopot Dirut PD Pasar  Rusdi Sinuraya, karena dinilai tidak becus dalam menata pedagang di pasar tradisional di Kota Medan.

Ketidakbecusan Rusdi Sinuraya menurut Mulia Asri Rambe yang akrab disapa Bayek itu, terlihat dalam kebijakannya mengelola pasar dan membina pedagang sehingga kerap menimbulkan kericuhan diantara sesama pedagang.

“Sebenarnya masalah tidak ada, namun Rusdi sengaja menciptakan masalah sehingga terjadi kericuhan pedagang. Dirut PD Pasar diduga melakukan jual beli meja pedagang, sehingga banyak pedagang yang mempunyai kartu kuning tidak mendapatkan meja untuk berjualan”, terang politisi Golkar ini kepada wartawan, Kamis (1/3/2018).

Selain itu, kata Bayek, kebijakan Rusdi Sinuraya banyak yang keliru. Seharusnya Rusdi Sinuraya tugasnya membina, mengawasi dan melakukan pengendalian barang yang berada di bawah pengawasannya sesuai Permendagri 12 Tahun 2017.

“Saya menilai Dirut PD Pasar Kota Medan gagal total mewujudkan program dan harapan Pemko Medan saat ini. Untuk itu, saya minta Walikota Medan copot Rusdi Sinuraya, jangan sampai kinerja buruk Rusdi Sinuraya merusak citra walikota Medan dalam mewujudkan Medan Rumah Kita,” ujar wakil rakyat dari  Dapil V ini.

Hal senada juga diucapkan Sekretaris Fraksi Hanura DPRD Medan Bangkit Sitepu. Disebutkannya, bahwa Rusdi Sinuraya bukan membangun pasar-pasar yang ada di Kota Medan, namun semakin membuat carut marut pasar dengan melakukan penggusuran tanpa memberikan solusi.

Bangkit menilai, PD Pasar Kota Medan gagal total mengelola berbagai persoalan pasar dan pedagang di Kota Medan. “Saya sangat setuju bila Walikota Medan mencopot Rusdi Sinuraya sebagai Dirut PD Pasar,” ujarnya.

Lebih jauh dia menilai, ada beberapa indikator penilaian gagalnya PD Pasar dalam mengatasi persoalan pasar di Medan. Di antaranya, terkait masalah penataan ruang dan penertiban para pedagang hingga saat ini tidak beraturan yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang luar biasa.

BACA JUGA  Rangkaian HUT Kota Medan, Walikota Ziarah ke Makam Pahlawan

Lebih lanjut dikatakannya, selain itu, relokasi pedagang korban kebakaran di Pasar Aksara dan penggusuran pedagang di Pasar Kampung Lalang juga masih terkendala. Terbukti, pedagang Pasar Aksara hingga sekarang masih menggunakan bahu jalan sebagai lapak berdagang. Dan membuat kemacetan. Seharusnya Rusdi Sinuraya mempunyai solusi agar pedagang merasa nyaman.

“Rusdi Sinuraya banyak melakukan penggusuran dan kebijakan yang salah terhadap pedagang, sehingga pedagang merasa tidak nyaman. Bila ini terus berlanjut maka banyak pedagang yang akan berjualan dan berdomisili di Deliserdang. Tentu hal ini sangat merugikan Pemko Medan”, jelas Bangkit.

Seperti diketahui, banyak persoalan pasar hingga saat ini belum juga tuntas. Seperti, Pasar Kampung Lalang, Pasar Kemiri, Pasar Timah, Pasar Marelan, Pasar Aksra, Pasar Pringgan dan Pasar Lau Chi. (ts-02)

Loading...
loading...