BNN Sita Puluhan Kilo Sabu dari Penangkapan Jaringan Narkoba di Medan

193

tobasatu.com, Medan | Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita puluhan kilo sabu dari penangkapan di kawasan Jalan Tritura Medan, Selasa (20/3/2018). Dimana salah seorang tersangka harus ditembak lantaran melakukan perlawanan.

Seperti diungkapkan Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari kepada sejumlah wartawan, Penangkapan pertama dilakukan pada Senin (19/3/2018) sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Jalan Semayang dari sana petugas berhasil menyita sabu seberat 20 Kg dari tersangka Khalidi dan Bahtiar.

“Awalnya kita mendapat informasi akan ada transaksi narkoba jenis di SPBU yang ada di Kota Binjai. Dari sana kita melakukan pemantauan,” ungkap Arman Depari. Arman mengatakan, narkoba tersebut berasal dari Malaysia yang diselundupkan melalui Aceh selanjutnya dibawa ke Kota Medan.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas kemudian bergegas menuju Jalan Tritur/Jalan AH Nasution Medan. “Kemudian kita melakukan pengembangan, dimana kita menerima informasi target berangkat dari Dumai sekitar habis magrib dan diperkirakan pagi sudah sampai di Kota Medan,” ujarnya.

Selasa (20/3/2017) pagi, petugas menerima informasi kalau target bernama Ambri Harahap alias Kumay mengendarai mobil bersama temannya sedang menunggu penerima barang di warung kopi yang berada di Jalan Tritura.

Sekira pukul 08.00 WIB, tim melihat target kelura dari dalam mobil dengan membawa tas ransel menuju sebrang jalan. “Di sana ia menyerahkan tas kepada pengemudi becak motor yang diketahui bernama Iwan selanjutnya penangkapan kita berhasil mengamankan barang bukti berupa tas ransel warna hitam yang di dalamnya terdapat 10 bungkus kemasan teh China berisi narkoba jenis sabusabu dengan total berat sekitar 10 Kilogram,” katanya.

Ketika petugas melakukan penangkapan, Kumay sempat melakukan perlawanan kepada petugas sehingga tim melakukan tindakan tegas terukur berupa tembakan dibagian punggung yang mengakibatkan Kumay tersungkur dan berdarah.

“Kita sudah beri tembakan peringatan, namun yang bersangkutan tetap coba melarikan diri makanya kita berikan tembakan. Dan langsung kita berikan pertolongan pertama dengan membawa Kumay ke RS Brimob yang berada di Jalan Wahid Hasyim,” ucapnya.

Baca juga:https://www.tobasatu.com/2018/03/20/dorr-satu-orang-diduga-bandar-narkoba-ditembak-di-medan/

Arman mengatakan, Kumay merupakan target yang selama ini dicari oleh BNN RI dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia megatakan sampai saat ini Kumay dia masih bernafas. “Kita doakan agar dia tetap hidup,”ujarnya.

Disebutkan, modus yang dilakukan Kumay dan Iwan, Arman Depari mengatakan modus keempat orang yang diamankan masing-masing Khalidi, Bahtiar, Kumay dan Iwan mendapat narkoba jenis sabusabu ini dari Malaysia yang dibawa ke Indonesia tepatnya di Dumai melalui jalur laut.

“Kemudian mereka membawa barang tersebut ke Kota Medan melalui jalur darat menggunakan mobil Toyota Fortuner yang kemudian diserahkan kepada pengemudi betor yang diketahui bernama Iwan,”katanya. (ts-03)

Loading...
loading...