Kompol Fahrizal Mengaku Tidak Menyesal Tembak Adik Iparnya

2028

tobasatu.com, Medan | Nama baik institusi Polri kembali tercoreng, Kompol Fahrizal yang merupakan mantan Kasat Reskrim Polresta Medan, dan saat ini menjabat sebagai Wakapolres Lombok Tengah nekat menembak adik iparnya hingga meregang nyawa, Rabu (4/4/2018) malam.

Penembakan terjadi di kediaman orang tua pelaku di Jalan Tirtosari, Gang Keluarga, Medan. Belum begitu jelas apa motif dibalik penembakan itu, apalagi Fahrizal meletuskan enam kali tembakan. Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih dalam atas motif pelaku.

Diungkapkan Kapolda Sumut, Irjen pol Paulus Waterpauw dalam paparanya, Kamis (5/4/2018) siang untuk motif masih terus didalami. “Ketika kita mintai keterangan kepada pelaku, apakah menyesal karena telah melakukan pembunuhan terhadap korban yang adik iparnya sendiri, dengan santai ia menjawab tidak. Kuat dugaan ada problem di dalam lingkungan keluarga, yang terus kami coba dalami dengan teliti,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Kapolda juga membenarkan Fahrizal merupakan anggota Polri. Korban adik ipar kandung pelaku mengalami luka tembak dan meninggal dunia. Korban Jumingan (33) pekerjaan swasta. Setelah terjadi penembakan tersebut, pelaku langsung membawa senjata apinya dan melapor ke Polrestabes Medan. Saat penyelidikan saksi ada tiga orang, yaitu istri, ibu pelaku, dan istri dari pelapor.

“Barang bukti yang kita amankan, senpi, enam selongsong peluru, satu peluru yang bekas dipakai dan KTA. Kami juga sudah melakukan olah TKP, dan menyita barang bukti,” ujar Kapolda Sumut. Ia juga menyarankan kepada anggota untuk tidak membawa senjata api saat bepergian.

“Saya sarankan menitipkan senjata, dan diminta untuk surat izin untuk berpergian. Untuk hasil tes urine, negatif dan begitu juga darah. Untuk pisikologis semua normal,” ungkap dia.

Seperti diketahui, Kompol Fahrizal merupakan alumni Akpol 2003. Bahkan saat bertugas di kepolisian sejumlah prestasi sudah ia torehkan dan dipercaya menduduki jabatan strategis di kepolisian.
Fahrizal pun baru-baru ini dikabarkan telah lulus Sespim Polri dan tinggal menunggu kenaikan pangkan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Namun atas kejadian ini ditindak dengan tindak pidana pembunuhan Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana). (ts-03)

Loading...
loading...