KPU : Suket Tidak Berlaku Lagi dalam Pemilu 2019

225
Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Penduduk Indonesia yang telah memiliki hak pilih harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, jika ingin menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019 mendatang. Sebab, Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), tidak lagi dapat dipergunakan sebagai pengganti e-KTP.

Demikian dikatakan Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi A DPRD Sumut, Selasa (17/4/2018).

Menurut Benget, sesuai Undang-Undang No.10 tahun 2016 tentang Pilkada Serentak, penggunaan Suket yang dikeluarkan Disdukcapil masih diakomodir, sebagai syarat untuk bisa memilih dalam Pilgub Sumut yang akan digelar pada 27 Juni 2018.

Namun Suket itu harus dilaporkan terlebih dahulu ke KPU Sumut atau KPU kabupaten/kota tempat si pemilih terdaftar.

“Kalau dalam Pilgubsu masih diakomodir menggunakan Suket. Tapi dalam Pemilu 2019 nanti, pemilih tidak lagi bisa menggunakan Suket, harus menggunakan KTP elektronik,” sebut Benget, dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi A, HM Nezar Djoeli tersebut.

Rapat itu juga dihadiri Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, komisioner KPU Sumut Yulhasni, Kapolresta Medan Kombes Pol Dadang Hartanto serta Kasubdit Waster Polda Sumut, AKBP Dr.JHS Tanjung SH.

Dalam rapat dengan Komisi A tersebut, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea sebelumnya menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 814.383 penduduk Sumut yang belum memiliki e-KTP. Namun mereka masih bisa diakomodir dengan menggunakan Suket. (ts-02)

BACA JUGA  KPU Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgub Sumut 2018
Loading...
loading...