Soal Lagu Ganti Presiden 2019, Gitaris Eks Boomerang Melapor ke Bareskrim

439

tobasatu.com, Jakarta |  Lagu Ganti Presiden 2019 beberapa hari terakhir beredar di Youtube. Eks gitaris band Boomerang John Paul Ivan meradang karena disebut pencipta lagu itu.  John Paul Ivan kemudian mendatangi Bareskrim Polri di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Selasa (22/5/2018).

Kedatangan Jhon Paul untuk melaporkan media online yang memberitakan dirinya sebagai pencipta lagu Ganti Presiden 2019 tersebut.  Laporan John Paul Ivan telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/676/V/2018/Bareskrim tertanggal 22 Mei 2018.

Usai melapor, John Paul Ivanmengatakan awal mula dirinya mengetahui adanya pemberitaan itu melalui media online www.pribuminews.co.id. Media itu memberitakan dirinya sebagai pencipta lagu Ganti Presiden 2019. Dia pun membantah menciptakan lagu yang mengandung preferensi politik itu.   “Itu berita bohong. Waktu melihat berita awal itu saya marah. Apa-apaan ini dan ini harus ditindak. Makanya hari ini melaporkan masalah pencatutan nama,” ucap Jhon dilansir dari liputan6.

Dia mengatakan, media online yang dia laporkan merupakan yang pertama kali memberitakan dirinya sebagai pencipta lagu tersebut. Sebagai barang bukti, dia membawa kopi cetakan berita yang dimaksud.

Menurut Jhon, lagu seperti itu bukan genre lagu yang menjadi ciri khasnya. Sebagai seniman, Jhon mengaku tidak pernah menciptakan lagu bermuatan politis.

“Lagu itu enggak ada integritasnya. Kita sebagai seniman itu dalam membuat lagu memberikan message. Kita punya tanggung jawab moral. Enggak bisa seenaknya sendiri, kita asal nulis aja isinya sembarangan. Enggak bisa begitu,” dia menjelaskan.

Kendati media yang memberitakan telah memberi klarifikasi, Jhon mengaku tetap akan melanjutkan proses hukum. Ia juga menyebut pihak media online tersebut belum pernah menghubunginya untuk klarifikasi.  “Jangan sampai ada korban lain. Cukup di saya. Jangan sampai ada teman seniman lainnya,” ujar Jhon.  (ts)

BACA JUGA  Jadi Perwira Brimob Gadungan Lantaran Pernah Dianiaya Preman
Loading...
loading...