Kinerja Pemprov Sumut Dinilai Belum Memuaskan

154
Ruang Paripurna DPRD Sumut. (tobasatu.com/ist)

tobasatu.com, Medan | Panitia Khusus Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubsu 2013 – 2018 DPRD Sumut menilai kinerja Pemprovsu belum memuaskan.

Seperti di Dinas Pendidikan, instansi yang paling banyak menerima keluhan dari masyarakat dan lambat dalam melaksanakan transisi SMA/SMK dari kab/kota ke Pemprovsu dan lambat pemberian gaji guru honor.

“Karena itu, DPRD Sumut menilai kinerja Pemprovsu di bidang pembangunan pendidikan belum memuaskan,” kata Ketua Pansus AMJ Gubsu Sarma Hutajulu dalam Rapat Paripurna LKPj AMJ Gubsu 2013 – 2018 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut, Selasa (5/6/2018).

Atas dasar itu, DPRD Sumut meminta Pemprovsu ke depan agar mempercepat hal-hal yang berkaitan dengan hak dan tanggung jawab pasca transisi SMA/SMK, terutama dalam pemberian gaji guru honor dan transisi aset serta mengamanahkan alokasi anggaran pendidikan dari APBD sebesar 20 persen.

Kemudian Dinas Kesehatan juga dinilai belum memuaskan karena masih ada balita yang mengalami gizi buruk sesuai laporan dari Kemenkes. “Kondisi pelayanan pasien pengguna BPJS sering mengalami kekecewaan atas pelayanan rumah sakit,” ujar Sarma.

Karenanya, Dinas Kesehatan Sumut diminta agar sungguh-sungguh memperbaiki masalah gizi buruk di di daerah ini utamanya bagi anak-anak dan ibu yang melahirkan dan memperbaiki sistem pelayanan pasien BPJS Kesehatan.

Begitu juga dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Sosial, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dinas Pemuda dan Olahraga yang dinilai kinerjanya belum memuaskan.

“Harapan kami rekomendasi yang tertulis ini dapat menjadi landasan pertimbangan dalam menyusun arah kebijakan,” tambah Sarma.

Sedangkan Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubsu tahun 2017 Sutrisno Pangaribuan juga mencatat banyak kritikan terhadap Pemprovsu. Salah satunya merekomendasikan copot Kepala Distan karena kinerjanya.

BACA JUGA  Penerimaan Siswa Baru Sistem Online Kurang Sosialisasi

LKPj Gubernur Sumut periode 2013-2018 tersebut merupakan LKPj terakhir yang disampaikan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, sebelum jabatannya berakhir. Selanjutnya Provinsi Sumut akan segera memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang baru untuk periode 2018-2021, setelah nantinya dilakukan pemungutan suara pada 27 Juni mendatang. (ts-02)

Loading...
loading...