70 Liter Tuak Suling Gagal Beredar Teluk Dalam

87

tobasatu.com, Nias Selatan | Personel Polsek Lahusa Polres Nias Selatan berhasil menggagalkan peredaran 70 liter tuak suling asal Gido, Kamis (7/8/2018).

Rencanaya minuman keras itu akan dibawa ke Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias selatan. Polisi berhasil menggagalkan setelah melakukan razia di Jalan Lahusa, Teluk Dalam.

Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal F Napitupulu, melalui Kapolsek Lahusa, Iptu Catur Haryadi membenarkan prihal penangkapan puluhan liter tuak suling tersebut.

“Tuak suling tersebut diamankan saat kita melaksanakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) di Jalan Lahusa, Teluk Dalam. Saat sedang melaksanakan razia, kita mencurigai seorang pengendara sepeda motor BK 5361 AU yang membawa 2 jerigen berisi cairan,” jelas Catur.

Petugas kemudian menghentikan sepeda motor yang dicurigai. “Setelah kita periksa, ternyata cairan yang ada di dalam jerigen tersebut adalah tuak suling/tuo nifaro, dengan volume sekitar 70 liter,” ungkapnya.  Guna pemeriksaan lebih lanjut pengemudi motor dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengemudi sepeda motor yang bernama Yanlius Ndraha alias Ama Elen (35), warga Desa Hilisebua, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias tersebut mengaku dirinya membeli tuak suling tersebut seharga Rp500 ribu rupiah per jerigen dari Desa Hilisebua, Kecamatan Gido Kabupaten Nias Selatan.  Ia mengaku kalau tuo nifaro itu akan dijual di Kecamatan Teluk Dalam.

“Setelah kita lakukan pendataan dan membuat surat perjanjian, pengemudi sepeda motor kita pulangkan namun barang bukti kita sita,” tukasnya.  Catur mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan K2YD sesuai dengan atensi Kapolres Nias Selatan.

“Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan akan terus kita laksanakan sesuai atensi Kapolres Nias Selatan, terlebih dengan sasaran minuman keras, apalagi ini Bulan Suci Ramadhan, agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman,” tandas dia. (ts-03)

Loading...
loading...