Satu Hektar Ladang Ganja Ditemukan di Perbukitan Nias Selatan, Dua Petugas Kena Ranjau 

113

tobasatu.com, Nias Selatan | Petugas Gabungan Polres Nias Selatan, Rabu Siang (13/6/2018) kemarin menemukan satu hektar ladang ganja di perbukitan Desa Hilinamozaua Raya, Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan.

Dari saru hektar ladang Luahajoa’afu tersebut, polisi menemukan ratusan batang tanaman ganja yang baru tumbuh.

Seperti diungkapkan Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal F Napitupulu, penemuan ladang ganja tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan bahwa di areal perbukitan Desa Hilinamozaua Raya tepatnya di kebun Luahajoa’afu, Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan ada warga yang menanam ganja.

Dari informasi itu, Faisal langsung membentuk tim guna melakukan penyelidikan.

“Tim mencari keberadaan ladang ganja tersebut sejak Rabu dini hari, hingga akhirnya personel menemukan kebun ganja dengan luas sekitar satu hektar tersebut pada siang hari. Namun orang yang menanam tanaman ganja tersebut tidak berada di tempat. Polisi kemudian menurunkan bantuan personil ke lokasi untuk mencari dan menggeledah rumah warga yang diduga memiliki kebun ganja tersebut, namun warga yang identitasnya sudah dikantongi pihak kepolisian telah melarikan diri,” jelas Faisal.

Untuk mengelabui petugas, sambung Faisal, pelaku menanam ganja di antara tanaman cabai dan jagung.

“Jadi pelaku berusaha menyembunyikan tanaman ganja miliknya dengan menanam ganja di antara pohon cabai dan jagung. Pelaku juga menanam 3 ranjau paku di sekitar lokasi kebun, ini dilakunnya agar orang lain yang masuk ke kebun nya terkena paku. Dua orang personil kita mengalami luka di kaki akibat terkena ranjau paku tersebut,” sambungnya.

Masih kata Faisal, pelaku sudah beberapa kali panen. Jadi sistem panen nya secara berkala tidak sekaligus, terbukti di lokasi ada sisa panen sebelumnya.

Petugas kepolisian lalu mencabut semua tanaman ganja yang ada di kebun Luahajoa’afu tersebut, dan membawa barang bukti 151 batang pohon ganja yang baru tumbuh dan 3 ranjau paku ke Polres Nias Selatan.

Bupati Nias Selatan Dr Hilarius Duha yang ikut melihat temuan ladang ganja tersebut mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Kapolres Nias Selatan dan seluruh personel karena sudah berhasil mengungkap kebun ganja tersebut. Bupati mengatakan wilayah Nias Selatan cukup luas dan hutan masih banyak, sehingga memungkinkan orang-orang tertentu untuk melakukan penanaman daun ganja.

“Kami Forkopimda khususnya Kapolres, sudah berkomitmen akan terus melakukan penyisiran-penyisiran di areal hutan untuk memberangus keberadaan narkotika di Kabupaten Nias Selatan”, tegas Hilarius.

Saat ini 151 batang pohon ganja diamankan di Polres Nias Selatan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Nias Selatan masih mengejar warga yang menanam pohon ganja tersebut. (ts-03)

Loading...
loading...