Megawati Hadiri Kampanye Akbar Djoss di Lubuk Pakam

1056
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan orasi politiknya dalam Kampanye Akbar pasangan Haji Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus atau Djoss di Lapangan Baharoeddin Siregar, Lubukpakam Sabtu (23/6/2018).

tobasatu.com, Lubuk Pakam | Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tampil menjadi juru kampanye pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumut, Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus (Djoss) dalam kampanye akbar di Lapangan Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Sabtu (23/6/2018).

Selain Megawati, kampanye putaran terakhir itu juga menghadirkan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih Maruarar Sirait.

Dalam orasinya, Megawati meminta warga Sumatera Utara (Sumut) agar memilih pemimpin yang memihak pada rakyat. Jangan tertipu dengan iming-iming dan hendaklah berpikir dengan kritis.

Megawati mengatakan kepada puluhan ribu simpatisan pasangan nomor urut dua tersebut bahwa pemimpin tidak boleh berkata kasar kepada warga, tidak boleh juga menampar warga. “Pemimpin itu harus santun, dan harus memimpin dengan baik,” katanya.

Pernyataan yang disambut sorak sorai warga Sumut tersebut dikatakan oleh Megawati agar masyarakat tidak salah memilih. Karena itu jangan memilih pemimpin yang sewenang-wenang, yang menampar warga karena hanya dia yang berkuasa.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa Djarot ditugaskan ke Sumut untuk mensejahterakan warga. Karena tujuan kedatangan pasangan Djoss ini agar Sumut lebih baik. Ketika ada orang-orang yang mempersoalkan Djarot sebagai pendatang maka orang tersebut tidak memahami kebangsaan. Karena selama kawasan tersebut masih bagian dari Indonesia siapa saja boleh menjadi pemimpin.

“Dia pernah memimpin Blitar dan Jakarta. Jadi ditugaskan untuk membangun Sumut,” katanya.

Sementara Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menegaskan partainya tak salah dalam memberikan dukungan terhadap Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.

Djarot-Sihar (Djoss) dinilainya sangat dibutuhkan Sumut saat ini. Keduanya pula diyakini saling melengkapi untuk memajukan dan mensejahterakan provinsi ini ke depannya.

BACA JUGA  PDI Perjuangan Gelar Rakerda Khusus Bahas Pemenangan Djarot –Sihar

“Dari awal diajak, Bu Mega mendukung pasangan Djarot-Sihar yang menunjukkan simbol Bhinneka Tunggal Ika, tanpa ragu kami siap mendukung sepenuhnya dan siap memenangkannya,” ujar pria yang akrab disapa Romy itu dalam orasi politiknya. (ts-02)