Lihat Rekaman Tragedi KM Sinar Bangun, Hotman Paris Bersumpah Penjarakan Nakhoda KMP Sumut II

500
Hotman Paris Hutapea.

tobasatu.com, Medan | Pengacara kondang Hotman Paris Hutape meneteskan air mata saat menyaksikan rekaman video di Youtobe, bagaimana Kapal Fery Sumut II meninggalkan ratusan korban KM Sinar Bangun yang tengah terombang-ambing di perairan Danau Toba beberapa saat setelah kapal itu tenggelam, Senin (18/6/2018).

Dalam video yang diunggahnya ke Instagram, Sabtu (23/6/2018), Hotman yang terlihat terisak, menyatakan tak kuasa menahan kesedihannya hingga merobek baju kimono yang dia pakai. Hal ini lantaran menyaksikan nakhoda KMP Sumut II hanya menyelematkan 3 penumpang KM Sinar Bangun, dan melanjutkan perjalanan kapal tersebut dengan meninggalkan korban yang terombang-ambing di atas air sambil berteriak-teriak minta tolong.

Padahal, KMP Sumut II berada paling dekat dengan lokasi korban KM Sinar Bangun, dan berpotensi menyelamatkan nyawa para korban.

Sambil menyeka air matanya, Hotman menyatakan tindakan nakhoda KMP Sumut II merupakan tindakan biadap. Dia pun berjanji akan mempidanakan nakhoda yang dinilai tidak memiliki hati nurani.

(https://www.instagram.com/p/BkV4gdwHleq/?hl=id&taken-by=hotmanparisofficial)

“Pagi hari aku menangis melihat video di Youtobe, kapal fery yang sangat besar tidak mau menolong korban kapal yang baru saja tenggelam. Sampai aku merobek baju kimonoko ku, aku baru lihat Youtobe nya. Kapal fery yang sangat besar menolak menolong ratusan penumpang kapal Sinar Bangun yang mau tenggelam. Itu kapten kapalnya harus diadili. Aku sumpah itu harus diadili, biadab..biadap. Apa diperintah oleh ownernya aku tidak tahu,” sebut Hotman Paris.

KM Sinar Bangun tenggelam bersama ratusan penumpang pada Senin (18/6/2018), karena cuaca buruk yang terjadi beberapa menit setelah meninggalkan Pelabuhan Simanindo menuju Pelabuhan Tigaras.

Tim Gabungan Basarnas telah menemukan 21 korban, dimana 3 diantaranya dalam kondisi tak bernyawa. Hingga saat ini pencarian terhadap sekitar 178 korban masih terus dilakukan. (ts-02)

BACA JUGA  Basarnas Gunakan Teknologi Sonar untuk Deteksi Keberadaan KM Sinar Bangun
Loading...
loading...