Neno Warisman Diteror, Mobilnya Dibakar OTK

1034

tobasatu.com, Depok | Teror dialami ustadzah Neno Warisman. Mobil miliknya dibakar orang tak dikenal (OTK). Untuk diketahui, Neno merupakan salah seorang relawan #2019GantiPresiden.

Peristiwa itu terhadi, Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 24.00 WIB dini hari, di kediamannya di Cimanggis, Depok.

Diungkapkannya, sekitar pukul 22.00 WIB, sopirnya memarkirkan mobil jenis Xenia. Lalu 2 jam berikutnya, mobil diketahui sudah diledakkan OTK.

“Tetangga ada yang bilang mencium asap lalu melihat, ternyata apinya sudah besar,” ucap Neno, Sabtu (21/7/2018).

Neno menjelaskan, saat kejadian, ia sedang tidak ada di rumah. Dia menyebut hingga saat masih belum sempat untuk melihat keadaan mobil hitam miliknya yang terbakar bagian depan itu. “Saya enggak tahu, karena saya ada di luar. Tapi setahu saya ada polisi datang,” lanjut dia.

Menurut Neno, dia tak ingin melaporkan kejadian janggal itu kepada polisi. Dia menduga hal itu terjadi karena berkaitan gerakan yang belakangan kerap dilakukannya yakni #2019GantiPresiden.

“Saya enggak tahu. Cuma kalau pun, saya pikir, mungkin ada kaitannya dengan kegiatan-kegiatan di relawan #2019GantiPresiden. Tapi menurut saya intinya yang paling penting akan terus tetap jalan, tetap berjuang,” jelas dia.

Dia juga mengatakan, sopir yang membawa mobilnya itu sudah 12 tahun bekerja dengannya. Sehingga, ia yakin, perbuatan itu dilakukan oleh orang lain.

“Dan sopirnya sangat teliti. Sudah puluhan tahun (kerja dengan saya) enggak pernah ada apa-apa. Dia memang baik-baik orangnya,” ujarnya.

Neno mengatakan, sejumlah kerabat dan orang-orang terdekatnya juga mengatakan hal itu bisa terjadi karena gerakan #2019GantiPresiden yang ia lakukan.  Oleh karena itu, ia meminta kepada para relawan untuk terus melakukan gerakan tersebut dan tidak perlu takut dengan apa yang terjadi.

BACA JUGA  Beritakan Judi, Wartawan Diteror Oleh Preman Bayaran

“Jangan karena hal ini kita jadi berpikir ulang. Saya hanya ingin katakan bahwa kita akan terus memperjuangkan rakyat, dan harus memperjuangkan kedaulatan,” jelasnya. (ts)