Gagal Memperkosa, Pria Beristri Gorok Siswi SMP

207

tobasatu.com, Medan | Diduga melakukan perlawanan saat akan diperkosa, KS (13) yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP ini malah mendapat penganiayaan beraat, Selasa (31/7/2018) malam.

Warga Desa Sugau, Kecamatan Pancur Batu itu pun mengalami luka serius di leher setelah digorok oleh pelaku yang diketahui sudah memiliki sitri.

“Korban ditemukan oleh warga dengan kondisi leher robek, diduga digorok oleh pelaku,” kata Kapolsek Kutalimbaru¬† AKP Martualesi Sitepu, Rabu (1/8/2018).

Pelaku mengira korban sudah tewas sehingga meninggalkannya di pinggir Jalan Suka Dame antara Desa Suka Dame dan Namo Rindang, Kecamatan Kutalimbaru.

“Pelaku mengira kalau korban sudah meninggal dunia dan meninggalkannya begitu saja di tepi jalan. Kemudian ia ditemukan oleh seorang warga yang melintas di lokasi,” katanya. Selanjutnya korban pun dibawa ke RS Adam Malik untuk mendapatkan perawatan.

Dikatakan Martualesi, berdasarkan penyelidikan, sebelum peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB korban permisi kepada ibunya dengan alasan hendak pergi ke Warnet.

Dan dari hasil interogasi korban, ia menerangkan pelaku berinisial RG warga Desa Bintang Meriah Dusun III, Kecamtan Pancur Batu, yang sehari-harinya berkerja sebagai tukang becak.

“Dugaan awal, pelaku ini hendak menggagahi korban namun korban melakukan perlawanan sehingga pelaku beringas menghajar korban,” ujarnya.

Setelah mengetahui identitas pelaku, saat ini polisi pun sedang melakukan pengejaran.

“Masih kita lakukan pengejaran. dihimbau pelaku untuk menyerahkan diri 1×24 jam apabila tidak ada niat baik akan diberikan tindakan tegas dan terukur,” tegas Martualesi. (ts-03)

Loading...
loading...