Mayjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah Dipromosikan Jadi Pangdam I/BB

537

tobasatu.com, Jakarta | Mutasi dan promosi jabatan dilakukan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kepada 38 perwira tinggi dan menengah di jajarannya. Salah satunya adalah Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Mohamad Sabrar Fadhilah yang dipromosikan menjadi Panglima Kodam l Bukit Barisan menggantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo.

Mutasi itu tertuang dalam surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/745/VII/2018 tertanggal 31 Juli 2018. Mayjen TNI Ibnu Triwidodo kemudian akan menduduki jabatan sebagai Pa Sahli Tk lll Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI.

Selanjutnya, Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang yang sebelumnya menjabat sebagai Pa Sahli Tk lll Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI diangkat menjadi Kapuspen TNI.

Selain itu, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan) Laksda TNI Amarulla Octavian diangkat menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal). Posisinya digantikan oleh Danseskoal Laksda Sulistiyanto.

Kapuspen TNI Mayjen M Sabrar Fadhilah membenarkan mutasi tersebut. Sesuai dengan surat keputusan tersebut, dirinya akan menempati posisi sebagai Pangdam l Bukit Barisan.

”Saya kira ini semua kebutuhan organisasi. Banyak memang yang sudah waktunya pensiun. Ini juga penyegaran untuk yang baru sehingga mendapatkan wawasan,” ujarnya, Rabu (2/8/2018).

Mantan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) ini menambahkan, posisi Kapuspen TNI nantinya dijabat oleh Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang. ”Saya yakin beliau akan menjaga, memelihara dan meningkatkan jauh lebih baik dari saya. Untuk itu, beliau ditunjuk oleh Panglima TNI sesuai dengan kapabilitas beliau,” ucapnya.

Terkait serah terima jabatan (sertijab), Sabrar mengaku, masih menunggu waktu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. ”Sertijab tunggu waktu beliau (Panglima TNI). Tapi ada juga jabatan-jabatan yang tangani oleh kepala staf angkatan. Ya sekitar satu sampai dua minggu lagi,” ucapnya.

BACA JUGA  ACFW 2019 Disambut Antusias, Pangdam I/BB Harap Bangkitkan Kreatifitas Milenial

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati mengatakan, setiap keputusan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) tentu ada ketentuan baku yang tak boleh dilanggar. Hal itu terkait syarat dan indikator pengangkatan.

“Tidak boleh ada lagi euforia Angkatan. Meski junior jika mumpuni ya harus direkomendasikan untuk menduduki posisi strategis,” katanya dilansir dari sindonews.  (ts)

Loading...
loading...