Sekjen DPN Ajak Kader PKPI Kampanye Santun

14834
Sekjen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Verry Surya Hendrawan ketika menggelar silaturrahmi dengan pengurus DPP dan DPK PKPI bersama para caleg PKPI Sumatera Utara di aula sekretariat PKPI Sumut Jalan Restu Medan, Sabtu (6/10/2018). (tobasatu.com)
tobasatu.com, Medan | Sekretaris jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Verry Surya Hendrawan mengajak segenap pengurus dan kader agar melakukan sosialisasi dan kampanye ke masyarakat secara santun.
Sebab menurutnya sudah tidak zamannya lagi kampanye dilakukan dengan cara saling hujat apalagi menyebar informasi bohong atau hoax.
“Kemenangan pak Presiden Jokowi saat dia dua  kali memenangi Pilkada di Solo, Pilkada di DKI Jakarta hingga Pilpres, hendaknya bisa kita jadikan contoh bagi kita untuk memenangkan partai kita (PKPI) di tengah – tengah masyarakat. Kita harus turun langsung menyapa dan bersilaturrahmi kepada rakyat,”kata Verry di sela-sela sambutannya di acara Rapat Konsolidasi dan Silaturahmi pengurus DPP dan DPK PKPI bersama para caleg PKPI sebagai Sumatera Utara di aula sekretariat PKPI Sumut Jalan Restu Medan, Sabtu (6/10/2018).
Turut hadir di acara tersebut Wasekjen DPN PKPI Susilo Wibowo, Ketua dan sejumlah pengurus DPP PKPI Sumut, Juliski Simorangkir, Heru Purwanto (Sekretaris), Robbi Agusman Harahap (Wakil Ketua) yang  juga Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut dan Ketua Bapilu Daud Sagala dan Sekjen Bapilu  Erris J Napitupulu.
Rapat tersebut dalam rangka konsolidasi persiapan dan strategi menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019.
“Jika sosialisasi dan kampanye kita lakukan di masyarakat secara santun dan beradab, maka bukan tidak mungkin target pemilu yang kita sepakati bisa kita capai,” tuturnya.
Karena itulah, kata Verry Caleg PKPI  harus melakukan perubahan kampanye ke masyarakat, mulai dari tutur kata dan sopan santun.
“Kita juga harus merubah gaya dan metode kita yang diharapkan bisa mampu menggarap basis massa kaum milenial yang saat ini jumlahnya sangat besar,” jelas wakil sekretaris Tim Kemenangan Nasional (TKN) Capres dan Cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin.
Pada kesempatan itu, Verry kembali menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi persoalan hukum  di tubuh PKPI. Sebab PKPI saat ini satu kepemimpinan di bawah Ketua Umum Diaz Hendropriyono telah terdaftar di pemerintahan atau Kementerian Hukum dan HAM.
“Jadi kalo ada pihak-pihak lain yang mengklaim PKPI, maka kita akan menuntutnya. Sebab PKPI Indonesia secara nasional dan PKPI Sumatera Utara yang diakui hukum dan sah di pemerintahan yakni PKPI pimpinan Diaz Hendropriyono dan Juliski Simorangkir,”tegasnya.
Sebelum hal senada disampaikan Ketua DPP PKPI Sumut, Juliski Simorangkir, mengajak para kader dan caleg PKPI agar melakukan cara kepemimpinan Presiden Jokowi dalam memenangkan pesta demokrasi.
Begitu juga di masa kini untuk menggarap para pemilih pemilu kaum milenial maka para pengurus dan caleg harus juga aktif berselancar di media sosial.
“Temui dan salam langsung masyarakat dari rumah ke rumah sebanyak waktu yang dibutuhkan. Sebab cara ini sudah membuktikan pak Jokowi menang dengan mudah dan santun di Pilkada Solo, Pilgub DKI Jakarta hingga pilpres 2014,” kata Anggota DPRD Sumut ini. (ts-02)
Loading...
loading...