Fissum Galang Dana untuk Korban Bencana di Palu, Sigi dan Donggala

943

tobasatu.com, Medan | Gempa dan tsunami yang melanda kota Palu, Sigi dan Donggala di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 28 September 2018 meninggalkan dampak kerusakan serta kerugian yang sangat besar bagi masyarakat setempat.

Ribuan nyawa melayang dalam peristiwa alam itu, serta puluhan ribu masyarakat harus mengungsi. Hingga kini masyarakat Palu, Sigi dan Donggala masih dilanda trauma dan membutuhkan bantuan darurat.

Sebagai bentuk kepudilian terhadap para korban, FISSUM (forum industri sablon sumatera utara) bersama Digidoy Comics menggelar kegiatan sosial live sablon bertajuk ‘sumsuman’ di Warkop Meda Kalee, Jalan Sei Bekala, Medan Baru.

“Acara ini berlangsung dari, Selasa (16/10/2018) hingga, Rabu (17/10/2018) nantinya, dana yang terkumpul segera kita donasikan untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana di Palu, Sigi, dan Donggala,” ungkap ketua FISSUM, Doddy Almazo, Selasa (16/10/2018).

Doddy juga menjelaskan, kegiatan ini digagas sebagai bentuk kepedulian FISSUM terhadap sesama anak bangsa. “Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita. Dan nantinya kegiatan sosial ini akan terus berlanjut kita lakukan,” terangnya.

Ia juga mengatakan hanya ada dua desain kaos khusus yang dibuat dalam penggalangan dana tersebut. Dengan uang Rp 100 dapat 1 kaos dengan desain khusus, dan kita sudah bisa berdonasi untuk saudara kita yang terdampak bencana karena keuntungan kaos akan kita sumbangkan semua,” tandasnya.

Dijelaskan pemilik Nzo Art Screen Printing ini, FISSUM merupakan gabungan penggiat sablon yang ada di Sumut, seperti Medan Screen Printing, Rapclo, Bajelon, Rumah Sablon Z’Art, Kita Clothing, Abe Sablon, Sablon Kosu, Tanjungbalai Merchandise, D’Nick Sablon, Kostenlos Screen Printing, Koto Screen Printing, dan Nzo Art.

“Di Fissum kita tergabung dari sejumlah penggiat sablon yang ada di Sumut, semoga ke depannya Fissum semakin besar dan solid agar terus dapat melakukan kegiatan yang positif, seperti yang kita lakukan saat ini,” tandasnya mengahiri. (ts-03)