Tim Kampanye Dadang Darmawan Pasaribu Dikukuhkan

772

tobasatu.com, Medan | Tim Kampanye Calon Dewan Perwakilan Daerah RI Dadang Darmawan Pasaribu dikukuhkan di Aula Quba Asrama Haji Kota Medan, Minggu (11/4/2018) pagi. Deklarasi dihadiri oleh buruh, petani, nelayan dan aktivis gerakan sosial.

Ratusan perwakilan dari 33 kabupaten/kota yang hadir dalam deklarasi. Syahruzal Yusuf didapuk menjadi Ketua Tim Kampanye Dadang Darmawan. Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum USU tersebut akan mengomandoi puluhan perwakilan tim dari masing-masing kabupaten kota. Rata-rata anggota Tim Kampanye merupakan sahabat Dadang yang aktif dalam gerakan sosial.

Tim nantinya akan bekerja untuk mensosialisasikan Dadang. Yang menjadi fokus mereka adalah lumbung suara di akar rumput. Karena Dadang memang dikenal aktif di basis-basis gerakan.

Acara pengukuhan dikemas secara sederhana. Ada pertunjukan monolog soal kisah Garuda Wishnu yang mengkritik soal kondisi negara. Dilanjut dengan Amanat Peradaban yang disampaikan Tokoh Nasionalis Frederik Onto Hutapea.

Syahruzal Yusuf dalam sambutannya menyatakan yakin Dadang bisa memenangkan kompetisi meski harus bertarung dengan para calon yang sudah berkompeten dan memiliki modal yang cukup besar. “Kita tidak perlu takut. Seperti kata Dadang, Tuhan dan teman adalah modal kita,” ujarnya.

Syahruzal, yang juga sepuh di HMI Komisariat hukum juga menyatakan, para pendukung akan terus melakukan sosialisasi agar Dadang bisa dikenal, disukai dan dipilih. “Semua tim pemenangan harus bisa memanfaatkan jaringannya,” tegasnya.

Dalam deklarasi itu Dadang juga mendapat dukungan dari mantan Bupati Tapanuli Tengah Panusunan Pasaribu. Dukungan itu bukan diberikan karena Dadang semarga dengannya. Abang kandung Anggota DPR RI tersebut mendukung Dadang lantaran, ide pemikirannya.

Dia juga berkomitmen akan kembali menggerakkan basis-basis jaringannya di kawasan pantai timur Sumatera Utara.

Dadang mengapresiasi dukungan yang diberikan para koleganya. Awalnya Dadang mengaku ragu-ragu dengan banyaknya dorongan kepada dirinya untuk maju menjadi senator. Tapi dukungan juga ternyata mengalir dari rekan-rekan dosen, agar dia berani keluar dari kampus. Dadang kemudian menanggalkan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk bertarung lewat jalur DPD. (ts-06)

Loading...
loading...