Teknologi Internet of Things Dibutuhkan untuk untuk Hadapi Persaingan Industri

2491
Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Heri Batangari Nasution selaku pengurus harian Himpunan Alumni AOTS - HIDA (HASSI), saat menghadiri seminar yang diselenggarakan The Association Technical and Sustainable Partnership (AOTS), Selasa (27/11/2018). (tobasatu.com)
tobasatu.com, Medan | Persaingan industri  manufaktur di Indonesia saat ini semakin ketat dan semakin canggih.
Karena itu Teknologi Internet of Things (IoT) saat ini sangat dibutuhkan untuk menghadapi sektor industri.
Demikian diungkapkan Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Heri Batangari Nasution selaku pengurus harian Himpunan Alumni
AOTS – HIDA (HASSI), saat seminar yang diselenggarakan The Association Technical and Sustainable Partnership (AOTS), Selasa (27/11/2018).
Pelatihan tentang Perbaikan di Lapangan dengan Teknologi IoT (Internet of Things) digelar di Hotel Aston, Medan, 26 – 27 November 2018.
The Association Technical and Sustainable Partnership (AOTS) adalah lembaga pengembangan sumber daya manusia yang mengembangkan pelatihan terutama untuk sumber daya manusia di bidang industri pada negara – negara berkembang, serta mendukung kerjasama teknis seperti pengiriman para ahli.
“Menghadapi persaingan industri yang semakin ketat dan semakin canggih dewasa ini, diperlukan peningkatan produktivitas melalui perbaikan di lapangan dan penghematan energi serta peningkatan minat terhadap teknologi Internet of Things untuk menjalankan perbaikan tersebut secara terus menerus dan lebih efisien,” kata Heri Batangari.
Namun, lanjut Heri Batangari, banyak perusahaan yang masih kesulitan dalam memasukkan dan memanfaatkan IoT di lapangan.
“Pelatihan ini bertujuan selain untuk mempelajari bagaimana mengadaptasi IoT secara efektif di tempat kerja, juga untuk mempraktekkan perbaikan pada perusahaan, meningkatkan kemampuan dalam perbaikan tersebut dan berkontribusi pada penghematan energi di perusahaan masing-masing,” jelas Heri Batangari.
Pelatihan ini mendatangkan dua Instruktur dari Jepang yaitu Ryuzi Kurokawa (COO i Smart Tech.Co., Ltd., Japan) dan Katsunari Torii (Ahisahi Tekkoe Co., Ltd.,Japan).
Peserta pelatihan diikuti sebanyak 23 orang ini berasal dari perusahaan yang ada di Medan seperti PDAM Tirtanadi, PT. Industri Pembungkus Internasional, PT. Rapi Ray Putra Pratama, PT. Industri Karet Deli, PT. Sanobat Gunajaya, PT. Padi Saga Utama dan PT. Ahindo Sukses Sejati.
Pada acara pembukaan ini juga dihadiri oleh Hayato Tanaka selaku Chief Representative AOTS  di Indonesia, Sutedi Raharjo, ST selaku Dirut PDAM Tirtanadi, Abdi Sucipto, Kabir Bedi dan HR. Umeda dari Pengurus HAASI, Alumni AOTS Medan.(ts-02)
Loading...
loading...