Petaka Usai Malam Keakraban, Tujuh Mahasiswa Tewas Tertimbun Longsor di Karo

886

tobasatu.com, Tanah Karo | Tujuh orang mahasiswa asal Medan, tewas setelah tertimbun longsor di lokasi penginapan mereka yang berada di Pemandian Daun Paris Raja Berneh, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (2/12/2018) pagi.

Sementara itu beberapa orang lainya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Dikatakan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Karo, Natanail Peranginangin kejadian bermula setelah belasan mahasiswa itu melaksanakan malam keakraban antara mahasiswa senior dan junior.

“Peristiwa terjadi pagi tadi, mereka menginap di lokasi setelah melaksanakan malam keakraban, saat itu tembok yang berada di belakang tempat mereka menginap ambruk dan langsung menghantam mereka,” terang Natanail.

“Mereka ini menginap di cakruk (pondok kecil tanpa dinding) yang ada di sana, maka saat terjadi longsor mereka langsung tertimbun,” tambahnya.

Natanail mengatakan, tujuh orang yang meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Amanda Berastagi, di mana 4 orang di antaranya sudah teridentifikasi dan 3 lainya masih belum diketahui identitasnya. “Empat orang sudah teridentifikasi, tiga lagi belum terdata kesemuanya berada di RS Amanda, korban tewas yang terdata yakni, Santika Theresia, Emiya Br Tarigan, Mones, dan Enjelita Br Ginting,” jelasnya.

Sedangkan koban luka, sebanyak sembilan orang atas nama Andika mengalami luka lecet di kaki kiri, Novita luka robek di telinga kanan dan kelopak mata kanan memar serta bengkak, Afinda persendian kedua tangan tidak bisa digerakka.

Selanjutny, Desa boru Sinambela mengalami luka pada pergelangan tangan, Putri Yolanda persendian tangan kanan sakit dan tidak bisa digerakkan, Janet pinggang sakit, dan mengalami lutut kaki kiri lecet.

Sementara itu dua orang yang dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham, Leni Girsang, dan Grece Hutauruk. “Untuk yang cedera, tujuh di antaranya juga di Rumah Sakit Amanda, namun dua lagi dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham,” tukas Natanail.

BACA JUGA  Reaksi Polda Sumut Soal Video Viral Heli Dipakai Calon Pengantin

Ia juga mengatakan sejauh ini pihaknya terus melakukan pendataan bekerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI, pihaknya juga menpersiapkan ambulance kepada korban yang meninggal dunia. (ts-03)