Pemkab Nias Barat Gandeng PDAM Tirtanadi dalam Penyediaan Air Bersih

99
Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd saat bertemu dengan Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo, Kamis (6/12/2018). (tobasatu.com)
tobasatu.com, Medan |  Pemerintah Kabupaten Nias Barat menggandeng Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara dalam Penyediaan air bersih di daerah itu.
Upaya ini diawali dengan surat Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd kepada Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo, ST, Nomor : 050/2610/Bappeda tanggal 16 Oktober 2018 perihal Permohonan Kerjasama Antara Pemkab Nias Barat dengan PDAM Tirtanadi.
Surat itu kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan Bupati Nias Barat dengan Dirut PDAM Tirtanadi di Kantor Pusat PDAM Tirtanadi Jl. SM Raja No. 1 Medan, Kamis (6/12/2018).
Dalam pertemuan itu Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd didampingi Kepala Bappeda Nias Barat Yohannes Halawa, ST, M.Si. Sementara Dirut PDAM Tirtanadi didampingi Kepala Sekretaris Perusahaan Jumirin, SE, M.Si.
Kepada Dirut PDAM Tirtanadi, Bupati Nias Barat secara langsung menyampaikan keinginan Pemkab Nias Barat agar PDAM Tirtanadi bersedia mengelola penyediaan air bersih di Kabupaten Nias Barat, mengingat selama ini masyarakat Nias Barat sangat membutuhkan air bersih sementara Kabupaten Nias Barat belum memiliki PDAM sendiri.
Selain itu, Pemkab Nias Barat belum memiliki teknologi dan Sumber Daya Manusia yang handal untuk mengoperasikan teknologi pengolahan dan pendistribusian air bersih.
“Pemkab Nias Barat berupaya untuk menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Nias Barat. Ini juga merupakan salah satu visi misi Bupati/Wakil Bupati Nias Barat 2016 – 2021. Namun karena Pemkab Nias barat memiliki keterbatasan di bidang teknologi, SDM dan financial maka kami berkeinginan menggandeng PDAM Tirtanadi untuk membantu kami mengelola air bersih di Nias Barat sekaligus hal ini dapat kami manfaatkan sebagai sarana alih teknologi nantinya,” ujar Faduhusi Daely.
Bupati Nias Barat juga menyampaikan bahwa sebenarnya di Nias Barat telah ada instalasi pengolahan air dan jaringan pipa yang di bangun BRR usai gempa melanda Nias beberapa tahun lalu, namun hinga saat ini belum difungsikan.
Sementara Dirut PDAM Tirtanadi kepada wartawan mengatakan bahwa pada prinsipnya PDAM Tirtanadi siap membantu daerah – daerah khususnya di Sumatera Utara dalam hal penglolaan air bersih namun tentu saja harus disepakati bagaimana bentuk kerja samanya dan yang paling penting lagi harus ada persetujuan Gubernur Sumatera Utara.
“PDAM Tirtanadi pada prinsipnya siap membantu, namun harus ada izin Gubernur Sumatera Utara dan model atau sistem kerja samanya secara gotong royong mengingat belum ada PDAM di Kabupaten Nias Barat,” kata Sutedi Raharjo.
Menindaklanjuti pertemuan itu, kedua belah pihak menyepakati bahwa Pemkab Nias Barat dan PDAM Tirtanadi akan merencanakan pembangunan sarana air bersih dalam 2 bulan ke depan.
Survey lapangan akan dilaksanakan pada tanggal 12 – 15 Desember 2018 untuk menentukan sumber air baku yang akan diambil terutama mencari mata air yang dapat menjadi sumber air baku karena biaya pengolahannya lebih murah dari pada air permukaan (sungai).
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Nias Barat merupakan daerah otonom baru yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Nias pada tahun 2008. (ts-02)
Loading...
loading...