Longsor di Tobasa, 8 Meninggal Dunia, 2 Orang Lagi Masih Dicari

279
Longsor yang terjadi di Desa Halado Kecamatan Pintu Pohan Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) pada Kamis dini hari (13/12/2018). (tobasatu.com/bnpb)

tobasatu.com, Medan | Longsor yang terjadi di Desa Halado Kecamatan Pintu Pohan Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) pada Kamis dini hari (13/12/2018) sekitar pukul 02.00 WIB, telah menimbun 12 rumah warga, dan menyebabkan 8 orang meninggal dunia.

Informasi diperoleh dari Kepala Pusat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Riadil Lubis, korban meninggal diantaranya Jones Tambunan, Nurcahaya Marpaung, Sumadi Tambunan,  Amri Tambunanan, Sarli Tambunan, Mantu Tambunan, Rosdiana Nainggolan dan Nia Marpaung.

Longsor di Kabupaten Tobasa, dua orang lagi warga yang tertimbun longsor belum ditemukan. (tobasatu.com)

Sementara korban yang selamat adalah Jecky Marpaung, Alfeno Marpaung, Saur Sitorus, Jefri Simangunsong, dan Lisbet. Sementara yang belum ditemukan 2 orang lagi. Selain itu terjadi kerusakan 4 unit rumah yang tertimbun longsor.

Tim SAR gabungan dari BPBD Toba Samosir bersama dengan TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dari PT Inalum, PT Jasa Tirta, PT Badjra Daya, PT TPL, relawan lain dan masyarakat terus melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Bupati dan Wakil Bupati Tobasa telah meninjau ke lokasi bencana. 5 unit alat berat dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban longsor. Longsor terus terjadi cukup merata di beberapa wilayah di Indonesia.

Tercatat sudah terjadi 430 kejadian bencana longsor di Indonesia sejak 1 Januari  2018 hingga 13 Desember 2018.

Dampak yang ditimbulkan 129 orang meninggal dan hilang, 115 orang luka-luka, 37.933 orang mengungsi dan terdampak, dan 1.948 rumah rusak.

Diperkirakan bencana longsor akan terus meningkat seiring meningkatkan curah hujan. Puncak hujan periode ini sebagian besar wilayah Indonesia terjadi pada Januari-Februari 2019 mendatang. “Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada,” sebutnya. (ts-02)

 

 

BACA JUGA  Gempa 6,6 SR Guncang Sumba Barat, Komunikasi Sulit Dilakukan
Loading...
loading...