PT Aquafarm Nusantara Terapkan Kebijakan Nol Limbah Ikan

1713
Ilustrasi Danau Toba. (tobasatu.com/ist)
tobasatu.com, Medan | PT Aquafarm Nusantara (PTAN) membantah tuduhan sebagai pembuang limbah ikan ke Danau Toba.
Chyntia selaku International Communication Indonesia (ICON) PT Aquafarm Nusantara dalam keterangannya yang diterima redaksi tobasatu.com, Jumat (25/1/2019), menyebutkan bahwa perusahaan tersebut selama bertahun-tahun telah menerapkan kebijakan nol limbah ikan (Zero Fish Waste Policy), yang memungkinkan perusahaan untuk mengubah ikan menjadi produk turunannya, seperti pupuk cair yang diberikan kepada petani lokal sebagai bagianprogram masyarakat PTAN.
“Sebagian ikan juga kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat lokal sebagai makanan dengan sumber protein gratis,” tutur Chyntia.
Ditambahkan Chyntia, PTAN mendukung investigasi menyeluruh dan akan bekerja sama dengan lembaga otoritas, termasuk pemerintah dan lembaga penegak hukum.
PTAN yakin bahwa hasil investigasi akan menunjukkan bahwa pembuangan limbah ikan di lokasi yang ditunjukkan dalam video yang dimuat tidak dilakukan oleh PTAN.
PTAN secara aktif mendukung penerapan hukum Republik Indonesia dan menuntut keadilan bagi individu maupun organisasi yang bertanggungjawab dalam melakukan perbuatan tersebut.
Karena itulah, menurut Cynthia pemberitaan soal PT Aquafarm Nusantara telah membuang limbah ikan di kawasan Sirungkungon, Danau Toba, adalah tidak benar.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Baskami Ginting mendesak agar Polda Sumut menangkap pengusaha yang terbukti membuang limbah ikan mati ke Danau Toba.
Baskami bahkan menuding salah satu pengusaha tersebut adalah PT Aquafarm Nusantara.
“Jika memang terbukti pengusahanya harus ditangkap,” sebut Baskami. (ts-02)
BACA JUGA  Sepasang Kekasih yang Tenggelam Bersama KM.Sinar Bangun Belum Ditemukan
Loading...
loading...