Sambut Kunker Gubsu, Bupati Sergai Beberkan Program Unggulan Pataya

440

tobasatu.com,Sergai| Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Letjend (Purn) H Edy Rahmayadi untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus tatap muka dengan perangkat/ jajaran Pemkab Sergai bertempat di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Rabu (30/1).

Turut hadir Ketua TP PKK Provsu Hj Nawal Edy Rahmayadi, Forkopimda, Sekdakab Drs Hadi Winarno MM, Anggota DPRD Provsu dan Sergai, Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua DPC GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP Ny Hj drg Khairani Hadi Winarno, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Budaya, Pimpinan Parpol, Ormas/OMP, Lurah/Kades se-Sergai.

Mengawali sambutannya Bupati Sergai Ir H Soekirman menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat datang serta kehormatan atas kehadiran Gubsu beserta rombongan dalam rangka tatap muka dengan kami masyarakat Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“Sampai hari ini Gubsu telah tiga kali menyambangi Kabupaten Sergai ini. Begitu juga saya dan Wabup telah tiga kali juga menghadiri undangan dari Gubsu yang diadakan di Kantor Gubernur,” ungkap Bupati.

Oleh karenanya, Bupati menghaturkan terimakasih atas nasehat dan masukan dari Gubsu sehingga kerjasama antar OPD dapat semakin baik dilaksanakan. Hal tersebut kami buktikan dengan RPJMD Sergai yang telah disinkronkan dengan RPJMD Provinsi Sumut sesuai dengan tema HUT Sergai ke-15 Tahun 2019 yaitu, Membangun Perekonomian Desa yang berdaya saing untuk mewujudkan Serdang Bedagai Unggul, Inovatif dan Berkelanjutan Menuju Sumut Bermartabat.

Bupati juga menyampaikan sekilas tentang luas wilayah, potensi dan SDM di Kabupaten Sergai antara lain potensi wisata dan infrastruktur serta multikultural agama dan suku namun tetap saling menghormati sebagai bentuk toleransi antar umat beragama. Perhatian akan pembangunan jalan susur pantai timur yang ada saat ini diharapkan dapat ditingkatkan sehingga menjadi jalan ekonomi yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui perdagangan.

Dijelaskan Bupati Soekirman bahwa saat ini Pemkab Sergai memiliki program unggulan Pariwisata, Pertanian dan Budaya (Pataya) yang ditargetkan dengan keunggulan budaya dan seni dapat menarik wisatawan untuk datang ke Sergai. Guna mendukung hal tersebut telah dilaksanakan kerjasama dengan PT KAI untuk mewujudkan kereta api wisata yang dalam waktu dekat akan dibuka guna mendukung pariwisata di Sergai.

“Untuk itu kami mohon dukungan dari Pemerintah Provsu untuk mewujudkan hal tersebut antara lain dengan memberikan bimbingan dan arahan kepada pelaku UMKM agar lebih berkembang dan tidak habis oleh efek balik dari pembangunan infrastruktur,” harap Bupati.

Terkait dengan prestasi, disampaikan oleh Bupati bahwa Sergai peringkat pertama terbaik se-Sumut dari Korsupgah KPK RI, kemudian meraih penghargaan Predikat Kepatuhan dari Ombudsman RI dan yang terbaru pada Januari 2019 ini, Pemkab Sergai meraih penghargaan atas SAKIP mendapatkan predikat “B” dengan nilai 62,87 dari Kementerian PAN-RB.

Mengakhiri sambutannya Bupati mengharapkan dengan kunjungan kerja ini kedepannya pembinaan dan koordinasi dengan Provsu dapat terus ditingkatkan sehingga dengan kerjasama tersebut Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) dapat diselesaikan dengan baik. “Pada kesempatan ini di usia Kabupaten Sergai yang ke-15, kami sampaikan dan mohon izin merencanakan pembangunan kantor Bupati yang dirasa telah waktunya, mengingat sepuluh tahun yang lalu kami lebih memilih membangun kantor Camat guna mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” papar Bupati.

Dalam kesempatan yang sama Gubsu Letjend (Purn) H Edy Rahmayadi dalam arahannya mengambil tema “Doa, Motivasi dan Pemimpin” serta menyampaikan apresiasi atas penyambutan dari Pemkab Sergai beserta masyarakat termasuk yang utama adalah ingin bertatap muka dengan para Kepala Desa agar dapat membantu program “Membangun Desa Menata Kota” sebagai target wajah Sumut yang akan datang.

“Karena sehebat apapun kota namun jika desanya amburadul, tidak akan ada kemajuan signifikan pada daerah tersebut, sebab semua perubahan berawal dari perkembangan desa,” ujar Gubsu penuh semangat.

Gubsu mengajak seluruh yang hadir untuk menjadi orang yang berguna, sebab kita diciptakan oleh Allah SWT agar dapat menolong orang lain. Jika kita tidak dapat melakukannya, artinya bahwa kita tidak berguna. Pemimpin, Ulama, Orang Kaya dan Orang Miskin harus saling membantu dan menyayangi sehingga jika hal tersebut terjalin, maka daerah tersebut akan adil, makmur dan sejahtera.

Sedangkan pada poin “doa”, lanjut Gubsu adalah hal yang sangat penting, karena dengan dengan doa akan memunculkan energi positif. “Hal yang telah dibuktikan secara logis manusia berdasarkan penelitian Prof Masaru Emoto dari Jepang, bahwa fikiran, ucapan dan doa sangat penting bahwa doa dapat digunakan disaat kita senang, susah, sedih dan bagaimanapun keadaan kita,” katanya.

“Kemudian pada poin motivasi, setelah berdoa, kita harus mempunyai mimpi dan cita-cita yang besar yang menjadi motivasi. Hal ini ibarat Kepala Desa yang akan menjadikan desanya baik atau buruk, semua bergantung kepada motivasi diri kita sendiri. Selanjutnya poin “Pemimpin”, bahwa untuk menjadi pemimpin yang baik, kriteria yang harus dipenuhi yaitu selalu berdoa, memiliki mimpi hebat, kasih sayang pada sesama terutama kaum dhuafa, menjadi contoh tauladan, tidak kenal kata menyerah, serta rela berkorban,” tukasnya.

Gubsu juga berharap dalam pertemuan tersebut lebih bermanfaat bagi semua, sebab sepintar dan sehebat apapun Gubernur atau Bupati, kalau Kepala Desa, Lurah dan perangkat pendukung lainnya tidak pintar, kasih sayang, pantang menyerah dan rela berkorban, maka kita tidak akan maju. Karena kemajuan bangsa di masa depan ditentukan oleh kualitas SDM dan bukan oleh melimpahnya SDA.

“Kita harus bisa merubah yang tidak baik menjadi lebih baik, untuk itu mari kita bermimpi, percaya dan wujudkan semua itu dengan tekad dan semangat bersama membangun mulai dari diri kita sendiri,” ajak Gubsu.

Diakhir sambutannya Gubsu mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumut agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengasah kepekaan akan kepedulian pada sesama, agar yang mampu membantu yang kurang mampu, yang kurang mampu membantu yang tidak mampu, sehingga nantinya keterikatan batin kita semakin kuat dalam menciptakan Sumut Bermartabat. (ts-18)

Loading...
loading...