Fiorentina 7-1 AS Roma Sihir Taktik Menghilang Pelatih Di Francesco Diminta Mundur

161
Kekalahan telak AS Roma dari Fiorentina 1-7 dibabak perempat final Coppa Italia, membuat pelatih Eusebio di Francesco diminta mundur. (fhoto: ts/net)

tobasatu.com, Italia | Tak hanya mimpi indah AS Roma yang melayang tapi posisi pelatih Eusebio Di Francesco semakin tersudut setelah menelan kekalahan 1-7 dari Fiorentina dibabak perempat final Coppa Italia di Artemio Franchi, Kamis (31/01/2019) dini hari WIB.

Musim lalu di ajang Liga Champions, sihir taktik pelatih Di Francesco mampu membawa Roma melangkah sampai ke babak perempat final. Mereka tersingkir di babak tersebut, setelah kalah dari Liverpool akibat nasib sial saja.

Namun kekuatan magic sang pelatih dalam membuat taktik tersebut pada musim ini nampaknya sudah menghilang. Penampilan Roma inkonsisten, itu juga terlihat saat menghadapi Fiorentina.

Tak hanya tersingkir dari Coppa Italia, mereka juga menuai kekalahan cukup memalukan dengan skor 1-7 dari tim asuhan Stefano Pioli. Seruan untuk mundur semakin terdengar jelas. Namun, mantan pelatih Sassuolo itu menolak untuk melakukannya.

“Saya bisa menutup peluang untuk mundur. Itu tak pernah terpikirkan dalam benak saya,” tutur Di Francesco usai laga, seperti yang dikutip dari Football Italia.

Pelatih Di Francesco coba membela diri, jika kekalahan timnya karena
kekurangan beberapa elemen sehingga taktiknya gagal terlaksana. Problem psikologis menjadi salah satu penyebab utama yang dialami AS Roma.

Pada laga tersebut, Federico Chiesa menjadi bintang kemenangan Fiorentina dengan mencetak hat-trick. Dua gol dicetak Giovani Simeone dan masing-masing satu gol diciptakan Luis Muriel dan Marco Benassi.

Sementara satu gol Roma, dicetak oleh Aleksandar Kolarov. Hasil ini membuat Fiorentina berhak lolos ke babak semifinal untuk menantang pemenang laga Atalanta.(ts-01)

Loading...
loading...