Ricuh, Diskanla Medan Gagalkan Pembentukan Tim Verifikasi Nelayan di Pekan Labuhan

472
Nazarudin salah seorang perwakilan nelayan Pekan Labuhan sempat emosi kepada HF, yang diduga nelayan suruhan Pelindo 1.(foto :tobasatu.com/ lee).

tobasatu.com, Medan | Kericuhan terjadi saat kelompok nelayan di Pekan Labuhan tengah berkumpul untuk membentuk tim ferivikasi, Kamis (31/1/2019).

Rencananya, tim ferivikasi itu dibentuk untuk melakukan pendataan kelompok nelayan yang terdampak reklamasi yang dilakukan Pelindo 1 Belawan.

Namun kericuhan yang terjadi mengakibatkan petugas dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanla) Kota Medan menggagalkan pembentukan tim Verifikasi Nelayan di Kelurahan Pekan Labuhan tersebut.

Kericuhan dipicu oknum berinisial HF warga Lingkungan 23 Pekan Labuhan yang disebut-sebut nelayan orang suruhan Pelindo 1, dengan Nazaruddin yang

terpancing emosi dengan tingkah HF tersebut.

 

Akibat terjadinya kericuhan antara HF dengan Nazarudin, ratusan nelayan Pekan Labuhan yang hadir di halaman kantor Kelurahan tersebut mulai emosi dengan HF, beruntung HF diselamatkan staf Kelurahan Pekan Labuhandan beberapa Kepala Lingkungan, sehingga HF terhindar dari emosi nelayan.

Petugas Distanla Kota Medan yang mendapat informasi adanya kericuhan antar kelompok nelayan di Kelurahan Pekan Labuhan, membatalkan kedatangannya ke kantor Kelurahan Pekan Labuhan untuk melaksanakan tim verifikasi nelayan Pekan Labuhan.

 

Lurah Pekan Labuhan Khairun Nasyir, ketika dimintai tanggapannya tentang terjadinya kericuhan antar dua kelompok nelayan tersebut mengatakan, sudah melaporkan kepada pihak Kecamatan Medan Labuhan, yang nantinya akan mencarikan solusi yang terbaik dan akan ditentukan tempat dan harinya.

 

Untuk pengembangan dermaga di Belawan Internasional Container Terminal, Pelindo 1 melakukan perpanjangan dermaga sepanjang 700 meter dengan dua tahap, dalam perpanjanan dermaga tersebut Pelindo 1 melakukan reklamasi pantai di kawasan dibangunnya dermaga, sehingga berdampak kepada ratusan nelayan, diantaranya nelayan tradisional di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, nelayan di Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan dan nelayan di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Belawan.

BACA JUGA  Ketua Maritim Sumut Pertanyakan Izin Pembangunan Reklamasi Pelindo-1

 

Namun bantuan dari Pelindo 1 kepada para nelayan yang berdampak akibat reklamasi tersebut, hingga tiga tahun ini belum juga selesai, sehingga meresahkan para nelayan yang terkena dampak dari dilakukannya reklamasi pantai tersebut.(ts – 14).

 

Loading...
loading...