Terkait Bentrok, Kabid Humas Polda Sumut Minta Dua Kubu OKP Menahan Diri

289

tobasatu.com, Medan | Pasca tewasnya seorang kader organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Medan beberapa waktu lalu, Senin (4/2/2019) tersebar video ribuan massa salah satu OKP berkumpul di pintu masuk Cemara Asri.

Jelas saja hal itu membuat suasana mencekam. Dalam rekaman massa OKP konvoi mengendarai sepeda motor dari Jalan Burjamhal, Medan Baru.

Ketika melintas di kawasan Jalan Tol H Anif, situasi diduga tiba-tiba memanas.
Massa mendatangi komplek dan menggeber kendaraan sepeda motor, diduga mencari orang yang diduga telah mengeroyok rekannya hingga tewas.

Mengetahui situasi itu petugas kepolisian dari Polrestabes Medan langsung turun ke lokasi untuk menciptakan suasana kondusif.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengimbau kepada dua kubu untuk menahan diri dan bisa menyerahkan dan mempercayakan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

“Polisi akan bekerja profesional, kita tidak akan memilah-milah, siapa yang salah akan kita tindak tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dan kita imbau untuk kedua kubu bisa menahan diri untuk tidak saling serang,” ungkap Tatan.

Ia juga mengatakan, masyarakat juga tidak perlu khawatir dan percayakan kepada polisi. “Kita akan melakukan tindakan tegas apabila, siapapun yang menimbulkan keresahan, ketakutan dan kekacauan, akan ditindak tegas oleh aparat kepolisian,” tegasnya.

Saat ini kata Tatan, pihak kepolisian sudah turun ke lokasi untuk memantau situasi, petugas sudah patroli dan penempatan di simpul-simpul keramaian masyarakat. “Sampai saat ini masih aman,” jelas Tatan.

Seperti diketahui sebelumnya, seorang anggota organisasi tewas dengan luka mengenaskan. Korban adalah J Saragih warga Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli.

Korban diduga dikeroyok oleh sejumlah pemuda di Jalan H Anif Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Delisersang. Sebelumnya korban mengikuti pelantikan organisasi kepemudaan di Lapangan Bola Kaki Gajah Mada, Krakatau, Medan, Sabtu (2/2/2019), sekitar pukul 18.20 WIB. (ts-05)

Loading...
loading...