Hakim Minta Mantan Kasat Reskrim Dirawat di Rumah Sakit Jiwa 

131
tobasatu.com, Medan | Komisaris Polisi (Kompol) Fahrizal SIK yang merupakan mantan Wakapolres Lombok Barat terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan.
Hal tersebut diketahui saat ketua Majelis Hakim, Richard Silalahi membacakan amar putusan di Ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (7/2/2019).
“Mengadili, menyatakan terdakwa Fahrizal secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan Pasal 338 KUHP,” jelas hakim dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan.
Namun, mantan Kasat Reskrim Polresta Medan itu tidak dibebankan hukuman penjara karena mengalami gangguan jiwa. Majelis hakim juga memerintahkan agar terdakwa dikeluarkan dari tahanan dan dirawat di rumah sakit jiwa saja.
“Kepada terdakwa segera dikeluarkan dari rumah tahanan dan dirawat ke rumah sakit jiwa,” cetus hakim Richard.
Putusan tersebut diketahui sama dengan tuntutan yang diajukan oleh JPU Randi Tambunan.
Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa memberi apresiasi atas putusan hakim. “Jadi kami apresiasi putusan majelis hakim. Menurut kami, majelis hakim mempertimbangkan fakta-fakta persidangan. Karena dari awal, klien kami ini memang mengalami gangguan jiwa termasuk saat dia melakukan penembakan itu,” ujar Julisman selaku kuasa hukum terdakwa usai persidangan.
Sebagaimana diketahui, Kompol Fahrizal didakwa telah melakukan pembunuhan karena menembak mati adik iparnya, Jumingan pada Rabu tanggal 4 April 2018 malam. Setelah melepaskan 6 tembakan yang tidak beruntun, dia menyerahkan diri ke Polrestabes Medan. (ts-06)
BACA JUGA  Polisi Akhirnya Ringkus Perampok yang Tewaskan Siswa SMA
Loading...
loading...