Kepling di Medan Johor Pungli Warga Rp30 Juta

148
tobasatu.com, Medan | Pengadilan Tipikor Medan menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi pengutipan biaya ganti rugi tanah terhadap warga dengan terdakwa Kepala Lingkungan (Kepling) X Kelurahan Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor, Kamaruddin Kaloko (54) di Ruang Cakra II, Selasa (12/2/2019).
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun, perbuatan terdakwa Kamaruddin Kaloko melakukan pungutan atau menerima pembayaran dalam pengurusan ganti rugi tanah milik Roger Taruna.
Kamaruddin meminta uang sejumlah Rp30 juta kepada Roger Taruna dalam proses pengurusan ganti rugi tanah.
“Tanah milik saksi korban (Roger Taruna) seluas 68 meter persegi di pakai untuk perluasan Jalan Karya Wisata Medan Johor,” kata Ainun.
Nilai ganti rugi yang diberikan kepada warga yang terkena pelebaran Jalan Karya Wisata seharga Rp 4.292.000/meter persegi. Sebelum pencarian, Roger Taruna datang menemui terdakwa untuk menyusun persyaratan dari pemerintah.
“Hal itu dimanfaatkan terdakwa dengan mengatakan baru bisa menyusun pencairan korban asal membayar biaya administrasi,” ujar JPU dari Kejari Medan tersebut. Selanjutnya, terdakwa bertemu Roger di Jus Kopi, Jalan AH Nasution.
Saat itu, terdakwa mengatakan kepada Roger jika ingin uang ganti rugi dicairkan, maka harus bersedia membagi dua bagian uang yang diterima dengan Tim Khusus yang rencananya dibentuk terdakwa Kamaruddin.
“Kamaruddin meminta uang sebesar Rp30 juta untuk tim khusus yang dibentuknya dari Rp325 juta yang rencananya akan dicairkan Dinas PU (Pekerjaan Umum) kepada Roger Taruna,” cetus Nur Ainun.
Kesal dengan permintaan tersebut, pada tanggal 5 September 2018, Roger Taruna melaporkan Kamaruddin ke Tim Satgas Saber Pungli Polrestabes Medan. Sehingga dua hari berselang, Kamaruddin dicokok saat menagih uang di Bank Sumut ketika Roger Taruna melakukan pencairan.
“Perbuatan terdakwa Kamaruddin Kaloko diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi,” tandas JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Ferry Sormin.(ts-06)
BACA JUGA  Wali Kota Ingatkan Kepling Hindari Pungli
Loading...
loading...