PDAM Tirtanadi Paparkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Saat Rakernas Forkalim

203
Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi, Heri Batangari Nasution (dua dari kiri) ketika menghadiri Rakernas Asosiasi Pengelola Air Limbah Domestik (FORKALIM) di Jakarta.

tobasatu.com, Jakarta | Asosiasi Pengelola Air Limbah Domestik (FORKALIM) menyelenggarakan tiga kegiatan yaitu Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS), Kunjungan Lapangan, dan Seminar Nasional selama tiga hari, yakni pada 6-8 Februari 2019 di hotel Ambhara Jakarta.

FORKALIM merupakan organisasi yang menjadi wadah berhimpun dalam mempersatukan para pengelola air limbah domestik di seluruh Indonesia baik institusi maupun per-orangan. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari beberapa Kementerian, para regulator dan operator air limbah dan air minum dari 26 Kabupaten/Kota di Indonesia, dan Universitas yang ada di Jakarta.

Rakernas yang diadakan pada Rabu lalu (6/2) menjadiawal dari rangkaian kegiatan FORKALIM. Rakernas dihadiri oleh para Dewan Penasehat, Dewan Pengawas, Pengurus dan seluruh anggota FORKALIM.

Adapun agenda pada Rakernas yaitu penyampaian laporan tahunan pengurus, pengesahan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pengesahan perencanaan bisnis (bussiness plan) FORKALIM dan penyampaian rencana kerja dan anggaran tahun 2019.

“Tujuan FORKALIM yaitu menjadi organisasi profesional dan inovatif untuk mendukung akses pengelolaan air limbah domestik yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi anggotanya. FORKALIM juga diharapkan dapat menjadi sumber referensi dan memediasi proses pembangunan kapasitas,” tutur Subekti selaku Direktur Utama PD PAL Jaya dan Ketua FORKALIM.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dody Krispratmadi, Direktur Pengembangan PLP Kementerian PUPR yang juga selaku Dewan Penasehat FORKALIM. Selain itu pihak USAID IUWASH Plus, Foort Bustraan memaparkan tentang FORKALIM Fecal Sludge Management (FSM) Twinning Program.

Selain Rakernas, pada hari Kamis (7/2) diadakan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berada di Kawasan Industri PT. Surya Cipta, Karawang, serta ke IPLT di Bekasi dimana sistem pengolahan lumpur tinja telah berjalan dengan baik di kota ini.

BACA JUGA  Gelar Rapat Tertutup dengan Mitra Kerja, Komisi C DPRD Sumut Dinilai Melanggar Tatib

Selanjutnya pada hari ketiga (8/2) diadakan Seminar Nasional dengan Tema “Teknologi Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD)”. Kegiatan dibuka oleh Ibu Tri Dewi Virgiyanti, Direktur Perkotaan, Perumahan dan Permukiman, Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam seminar ini dibagi menjadi dua panel diskusi yang masing-masing akan menyampaikan terkait teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), dan teknologi pendukung kegiatan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD). Untuk berbagi cerita keberhasilan (success story) dalam pelaksanaan SPALD disampaikan oleh PDAM Tirtanadi Medan, Perumda Air Minum Kota Surakarta dan UPTD PAL Kota Bekasi.

Dalam paparannya, Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi, Heri Batangari Nasution menyampaikan mengenai dukungan dan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memberikan bantuan hibah sambungan rumah air limbah perpipaan melalui sumber dana APBD Kota Medan sejak Tahun 2009 hingga kini yang telah mencapai lebih dari 11.000 sambungan.

Atas komitmen dan kerjasama antara Pemerintah Kota Medan dengan PDAM Tirtanadi, FORKALIM memberikan award sebagai apresiasi bagi daerah yang dianggap baik dan peduli dalam pengelolaan sanitasi air limbah yang diterima oleh Heri Batangari Nasution, Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi. (ts-02)

Loading...
loading...