Terkait Unjukrasa Pengemudi Grab di Medan, Ini Penjelasan PT TPI

453
Ilsutrasi aplikasi Grab. (ist)

tobasatu.com, Medan | PT Teknologi Pengangkatan Indonesia (TPI) selaku mitra dari perusahaan pengangkutan berbasis aplikasi online “Grab” memberikan penjelasan terkait aksi unjukrasa pengemudi Grab di Kota Medan pada Senin (11/2/2019).

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi tobasatu.com, Jumat (15/2/2019), Dany Wijaya selaku Branch Manager TPI Medan  menyatakan PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) berkomitmen untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak (win-win solution).

“Komitmen ini telah kami tunjukkan dalam kesediaan kami melakukan dialog, mediasi, Rapat Dengar Pendapat DPRD Medan sampai dengan Rapat Bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara. Namun dikarenakan tidak menemui titik temu untuk kedua belah pihak, maka TPI akan menghormati dan tunduk kepada hukum yang berlaku di Indonesia dan menyerahkan masalah ini kepada pihak berwajib demi terciptanya ketertiban dan keamanan di masyarakat,” tutur Dany.

Terkait tuntutan sekelompok kecil mitra pengemudi mengenai order prioritas yang diberikan kepada mitra pengemudi TPI, menurut Dany Wijaya, perlu disampaikan bahwa hal tersebut tidak benar adanya. Semua mitra pengemudi Grab yang berasal dari TPI maupun individual memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan order/pemesanan melalui aplikasi Grab, hal ini pun sudah disampaikan pada Rapat Bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumut.

“Kami berkomunikasi secara reguler dengan komunitas mitra pengemudi untuk memastikan bahwa aspirasi mereka kami dengar dan kebijakan perusahaan dimengerti dengan baik oleh seluruh mitra pengemudi,” ujarnya.

TPI menghargai setiap aspirasi dan masukan dari mitra pengemudi selama dilakukan secara damai dan dalam koridor hukum, serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.

TPI didirikan dengan tujuan yang baik, untuk menjembatani anggota masyarakat yang tidak memiliki mobil pribadi tetapi ingin mendapatkan penghasilan sebagai mitra pengemudi berbasis aplikasi melalui sistem sewa mobil (rental).

BACA JUGA  Pengemudi Betor Aksi Sweeping Gojek dan Grab Saat Unjukrasa di Medan

Selain mendapatkan penghasilan dari menerima panggilan penumpang via aplikasi, mitra pengemudi TPI mendapatkan fasilitas asuransi kecelakaan, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, pelatihan terpadu, dan insentif sesuai kinerjanya. Anak-anak mitra pengemudi yang berprestasi juga mendapat kesempatan untuk mendapatkan beasiswa pendidikan dari kami. Pelatihan terpadu yang TPI berikan kepada mitra pengemudi merupakan salah satu prasyarat bagi mitra kami untuk bekerja di TPI, sebagai bentuk komitmen TPI dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pengguna aplikasi daring. (ts-02)

Loading...
loading...