Bawa 1,5 Kilogram Sabu, Resedivis Narkoba Tersungkur Ditembak Polisi

1422
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto bersama Kapolsek Medan baru Baru Kompol Martuasah H Tobing, bersama Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip Antonio Purba , Panit 1 Reskrim Iptu Dwikora Tarigan dan Panit 2 Reskrim Ipda Immanuel Ginting, memaparkan penangkapan resedivis narkoba dengan barang bukti 1,5 kilogram. (foto: tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Tim Pegasus  Polsek Medan Baru berhasil meringkus seorang residivis kasus narkoba bernama Darma Sugita (33), warga Jalan Mesjid, Dusun 3, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang.

Dari tangan pelaku, polisi juga menyita barang bukti 1,5 kilogram sabu-sabu yang dibungkus dengan karung goni. Polisi juga harus melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku yang melakukan perlawanan kepada petugas.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto didampingi Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah H Tobing bersama Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Philip Antonio Purba, dan Panit 1 Reskrim Iptu Dwikora Tarigan serta Panit 2 Reskrim Ipda Immanuel Ginting mengatakan, pelaku diamankan petugas berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

Dimana petugas menerima informasi adanya transaksi narkoba di kawasan Komplek PerumahanMMTC Jalan Wiliam Iskandar, Kelurahan Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Setelah melakukan penyelidikan Tim Pegasus Polsek Medan Baru dipimpin langsung Iptu Philip Antonio Purba dan Ipda Immanuel Ginting, berhasil memantau gerak gerik pelaku yang saat itu mengendarai sepeda Motor jenis metik merah.

“Dari hasil pantauan di lapangan, terlihat satu orang laki-laki sesuai ciri-ciri informasi yang diterima dengan gerak gerik yang mencurigakan sambil memegang bungkusan dari goni/karung,” kata Dadang.

Petugas pun langsung menghentikan pelaku. “Pada saat dihentikan, pelaku menjatuhkan barang yang dibawa, kemudian mencoba melarikan diri, dan personil langsung melakukan pengejaran serta memberikan tembakan peringatan namun pelaku tidak mengindahkan, sehingga personel terpaksa melumpuhkan dengan memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai kaki pelaku,” sebut Kapolrestabes Medan.

“Dari tangan pelaku kita amankan narkotika jenis sabu seberat 1,5 kg. Selanjutnya kita boyong untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Dadang.

BACA JUGA  Modus Minta Tolong Perampok Tikami Mahasiswa Hingga Kritis

Saat ini polisi pun tengah melakukan pengembangan terhadap pelaku, dimana berdasarkan pengakuannya, barang haram itu akan diberikan kepada sorang pemesan yang kerap ia panggil dengan sebutan kakak. Darma mengaku mendapat upah sebesar Rp 7 juta untuk jasa kurir tersebut.

“Barang ini hendak diantar ke salah seorang pemesan, yakni seorang wanita dan masih kita kembangkan lagi,” tandasnya.

Pelaku ini juga merupakan residivis kasus ganja pada tahun 2007 dan dihukum 7 tahun 6 bulan. Untuk kasus ini pelaku dipersangkakan Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) dari UU RI No.35 Thn 2009 dengan acaman hukuman 20 Tahun Penjara atau seumur hidup” pungkasnya. (ts-05)