Antar 39 Kg Sabu, Dua Buruh Asal Aceh Divonis Hukuman Mati

678
tobasatu.com, Medan | Majelis hakim yang diketuai Tengku Oyong menjatuhkan hukuman mati terhadap dua bandar narkoba asal Aceh Tamiang, Iskandar Olo (30) dan Zainal Abidin (23), yang terlibat peredaran sabu seberat 39 kilogram.
“Menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa dengan pidana mati,” ujar hakim Oyong di Ruang Cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (6/3).
Hakim mengatakan, hal yang memberatkan, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika dan merusak para generasi muda. “Sedangkan hal yang meringankan tidak ada,” ucap majelis hakim.
Perbuatan terdakwa Iskandar Olo dan Zainal Abidin telah terbukti melanggar Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35/2009 Tentang Narkotika. Putusan hakim sama dengan tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juliana Tarihoran.
Menanggapi putusan itu, kedua terdakwa yang telah berkonsultasi dengan penasehat hukumnya dari LBH Menara Keadilan, Sri Wahyuni menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan. Sementara JPU menyatakan pikir-pikir. “Banding yang mulia,” ujar Sri Wahyuni.
Dalam dakwaan JPU, kedua terdakwa yang berprofesi buruh ini ditangkap pada tanggal 26 Juli 2018 di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Sehari sebelumnya atau Rabu (25/7), keduanya mendapat telepon dari Azhar dan Maju (keduanya DPO) untuk mengantarkan sebuah paket sabu.
Atas permintaan itu, kedua terdakwa menerimanya. “Kedua terdakwa mengambil beberapa paket sabu di tempat terpisah, kawasan perkebunan Kelapa Sawit dan Kolam Ikan di daerah Langsa dengan mengendarai kreta (sepeda motor) Yamaha Byson,” ucap Juliana.
Saat melangsungkan perjalanan ke Medan, kedua terdakwa merasa sudah dibuntuti oleh personel dari Dit Res Narkoba Polda Sumut sehingga akhirnya mereka diamankan di Kabupaten Langkat. Dari tangan keduanya diamankan barang bukti sabu sebanyak 4 kilogram dengan kemasan teh China.
Saat dilakukan pengembangan, kedua terdakwa mengungkap adanya sabu lain yang terletak di semak-semak sebesar 35 kilogram. Alhasil, seluruh barang haram itu diamankan dan dibawa ke Polda Sumut beserta kedua terdakwa. (ts-06)
BACA JUGA  Jualan di Pajak Simpang Limun, Bandar Narkoba Dibekuk Polisi