15 PAC Gerindra di Asahan Layangkan Mosi Tidak Percaya

520

tobasatu.com, Asahan | Posisi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Asahan Baharuddin Harahap SH MH, diujung tanduk. Sebanyak 15 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Asahan melayangkan mosi tidak percaya kepada DPP Gerindra melalui Wakil Ketua DPP Gerindra Martin Hutabarat.

Mereka mendesak pencopotan jabatan Baharudin Harahap SH.MH segera dilakukan. Hal itu dikarenakan ia dianggap tak mampu mengurus partai.

Ketua PAC Kecamatan Air Joman Efi, membenarkan adanya gerakan mosi tidak percaya itu.

“PAC menilai Ketua DPC Gerindra Asahan tidak becus didalam mengurus partai. Adanya aksi dorong antara Ketua DPC dengan Ketua PAC pada saat penyerahan surat mosi tidak percaya dihadapan Gus Irawan,” ungkapnya Minggu (24/3).

Dirinya menjelaskan, sejumlah kebijakan dinilai merugikan dan menyalahi AD/ART partai. Hal itu dikarenakan selama kepemimpinan Baharudin, hampir 90 persen PAC merasa tidak pernah diajak untuk berkomunikasi.

“Terbukti selama ini sejumlah PAC merasa tidak pernah diajak untuk berkomunikasi seperti rapat-rapat formal partai. Ini seakan-akan DPC Partai Gerindra Asahan hanya milik Baharudin saja,” terangnya.

Senada juga diutarakan oleh ketua PAC Kecamatan Rawang Panca Arga Rusli. Menurutnya saat ini sudah waktunya ada penyegaran di kepengurusan DPC Gerindra Asahan. Apalagi sekarang telah terjadi gerakan mosi tidak percaya.

“Terdapat juga permasalahan mencolok, yaitu selama ini para Ketua PAC dibuat bingung dengan pernyataan ketua DPC¬† yang menyatakan bahwa kantor DPC Gerindra Asahan dibeli dengan menggunakan uang pribadi ketua DPC Gerindra Asahan. Sementara sepengetahuan seluruh ketua PAC, bahwa kantor DPC Gerindra Asahan itu dibeli atas iuran para caleg/anggota dari DPC Gerindra Asahan,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPP Gerindra Martin Hutabarat, berharap agar permasalahan ini cepat segera diselesaikan.

“Mosi tidak percaya dari sejumlah PAC DPC Partai Gerindra Asahan tersebut akan disampaikan langsung kepada ketua DPP Gerindra agar menjadi topik pembahasan partai, ” terangnya. (ts-23)

Loading...
loading...