Gubsu Edy Rahmayadi Pantau UNBK di Medan

188
Gubsu Edy Rahmayadi memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri I Medan dan SMA St Thomas Medan.

tobasatu.com, Medan | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, Senin (1/4/2019) di SMA Negeri I Medan dan SMA  St Thomas Medan.

Gubernur memotivasi siswa agar semangat mengikuti ujian nasional tersebut dan berhasil meraih prestasi.

 

Gubernur juga meminta  kepada para siswa untuk menunjukkan prestasi, agar di dalam UN ini bisa diketahui standar atau peringkat berapa Sumut. Sebab UN juga sebagai evaluasi siswa ke depan.

“Saya  yakin siswa punya kemampuan untuk bersaing dan berbuat, dari UN ini bisa kita melihat hasil dari penyerapan pelajaran siswa yang disampaikan para guru, juga dengan dilakukannya ujian berbasis komputer nilai para siswa kita akan diadu di tingkat nasional, hingga bisa diketahui peringkat berapakah prestasi untuk Sumut,” katanya.

 

Kendati pelaksanaan UNBK ini baru terlaksana 97,8 persen untuk sekolah SMA sederajat dan 98,74 persen, Gubernur yakin di Sumut tahun depan akan terlaksana UNBK 100 persen.

“Untuk mendukung terlaksananya UNBK 100 persen, Pemprov Sumut akan membantu memfasilitasi kepada sekolah agar bisa terlaksananya UNBK, baik di negeri maupun swasta di seluruh Sumut,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Gubsu juga menjelaskan, keberhasilan siswa dalam menjawab soal tidak terlepas dari guru yang mampu mentransper ilmu kepada para siswa, hingga sebatas mana bisa mengetahui  ilmu yang disampaikan oleh guru.

“Untuk itu saya akan melakukan evaluasi kepada para guru negeri maupun swasta dalam mentransfer ilmu kepada siswa, karena keberhasilan siswa tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan para guru, di Jepang itu gaji guru sangat besar karena terkait dengan ilmu yang diajarkan kepada prestasi para siswanya,”jelasnya.

BACA JUGA  Pemerintah Perlu Tindak Tegas Pelaku Kecurangan UN

 

Pada kesempatan tersebut  itu, Gubernur juga menjelaskan ke depan (tahun ajaran baru)  mendatang akan siswa yang berprestasi dari daerah bisa mencoba sekolah dianggap unggulan di Medan.

“Keputusan Menteri Pendidikan RI tentang rayonisasi juga diharapkan tidak menutup kemungkinan siswa dari daerah untuk mencoba ke SMU favorit seperti SMA 1 Medan, kami nanti akan menurunkan tim untuk melihat siswa-siswi di daerah yang berprestasi untuk  mengikuti pendidikan di Medan, ditambah akan diberikan beasiswa, sebab tidak tertutup kemungkinan siswa yang berprestasi itu ada di luar kota Medan,”paparnya

 

Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Medan Drs Suhairi MPd mengatakan jumlah siswanya yang ikut dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini sebanyak 579 siswa dan ujian dilaksanakan dengan 3 sesi mengingat komputer yang dimiliki sekolah hanya 210 unit.

 

“Ujian tahun ini kita  laksanakan 3 sesi. Karena komputer kita hanya ada 210 unit.  Dan hari ini ujian digelar serentak mulai pukul 7.30 wib sampai pukul 16.00 wib. Sedangkan mata pelajaran diujiankan adalah Bahasa Indonesia,”ucapnya.

 

Suhairi mengharapkan semua siswanya lulus UNBK juga dapat diterima di perguruan tinggi negeri baik di Sumatera Utara maupun perguruan tinggi di luar Sumatera.

“Dari kuota nasional 20 persen yang berjumlah 117 siswa sebanyak  71 orang masuk jalur undangan. Diantaranya ada yang masuk kedokteran USU, kedokteran hewan IPB, ITB dan lainnya,”ungkapnya.

 

Sementara itu, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis mengatakan, jumlah siswa SMA sederajat sebanyak 146.888, melaksanakan UNBK berjumlah 116.466 peserta dan UNKP sebanyak 1.488 peserta.

Untuk MA jumlah sekolah menggelar UNBK 476 sekolah dan UNKP tidak ada. Untuk peserta melaksanakan UNBK berjumlah 28.641 sekolah. Sedangkan, jumlah SMA Luar Biasa mengikuti UN tahun ini, sebanyak 13 sekolah dan jumlah peserta berjumlah 71 siswa. SMA Luar Biasa ini, seluruhnya menggelar Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil. (ts-02)

Loading...
loading...