Melestarikan Sungai Rampah Menuju Objek Pataya

1593
tobasatu.com, Sergai | Sebagai upaya menjaga konsistensi olahraga dan pembinaan atlet dayung serta sarana mempromosikan dan melestarikan lingkungan Sungai Rampah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai)  menggelar Lomba Dayung Sampan Tradisional di Bantaran Sungai Kecamatan Sei Rampah, Sabtu (30/3).
Kegiatan tersebut mengusung tema  “Selamatkan Sungai dengan Berolahraga, Tunjukkan Kreatifitas Demi Kemajuan Bangsa”.  Turut dihadiri Bupati Sergai Ir H Soekirman beserta unsur Forkopimda, Wabup Darma Wijaya, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Pembina Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sergai Drs Joni Walker Manik MM, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution, S.Sos, M.Si, Ketua KONI Sergai Siswanto, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pengawas dan Kepala Sekolah SD/SMP/SMK serta siswa se-Sergai.
Disela-sela kegiatan, Bupati Soekirman bahwa dalam hal memberikan perhatian pada sungai terdapat tiga unsur yaitu ilmu, iman dan cinta.
Dengan ilmu, tempat ini dapat dikembalikan fungsinya seperti sediakala berupa pengairan, air bersih, serta tentunya menjadi objek wisata. Kemudian iman, masalah air dalam Islam bahwa surga penuh sungai yang airnya mengalir. Maka melalui sungai ini andai kita bisa menjaganya dengan baik dapat menjadi pemantap keyakinan kepada Allah SWT dan penyejuk hati kita setiap saat dengan melihat sungai yang bersih tadi.
Selanjutnya dengan cinta, hari ini mulai kita tumbuhkan kepada tiga generasi yang hadir mulai dari anak-anak, muda dan tua. Maka cinta kepada sungai harus kita perbesar terus serta utamakan kekompakan dalam mengurus dan menjaga sungai.
Bupati menambahkan bahwa hari ini merupakan  sejarah yang kita buat berupa gerakan bersama dalam pelestarian sungai, sehingga nantinya akan kita cantumkan pada monumen yang akan dibangun dengan berisi deretan nama-nama orang dan pihak yang turut bekerja bahu membahu dalam menjaga kelestarian Sungai Rampah yang kita banggakan ini.
“Pelestarian Sungai Rampah akan dikenang oleh anak cucu kita yang menjadi kebanggaan dan mempersatukan kita sampai akhir hayat, sebab ini semua adalah hasil jerih payahnya dan keringat kita bersama,” ujar Bupati.
Oleh karenanya, Soekirman berkeyakinan pada beberapa tahun kedepannya Sungai Rampah ini akan menjadi objek Pataya (Pariwisata, Pertanian dan Budaya) unggulan yang akan banyak didatangi wisatawan. Terlebih dalam waktu dekat Kereta Api Pariwisata akan singgah di Sei Rampah yang memudahkan pengunjung untuk mengeksplorasi segala potensi wisata yang terdapat di ibu kota Kabupaten Sergai.
Senada dengan Bupati Soekirman, Wabup H Darma Wijaya menyampaikan rasa apresiasi dan bangga kepada masyarakat Sei Rampah yang sangat mengutamakan gotong royong, seperti halnya dalam membenahi sungai dan parit yang ada di wilayah ini.
“Saya yakin masyarakat daerah lainnya di Sergai ini juga akan menjadi seperti yang dilakukan  masyarakat disini,  dengan gotong royong tersebut Alhamdulillah hasilnya luar biasa dan meringankan tugas yang diberikan Bupati kepada saya guna membenahi Sei Rampah, khususnya permasalahan sungai dan sampah,” ujar Darma Wijaya.
Kegiatan diisi dengan festival Pantun bertema Sungai, pelepasan bibit ikan dan penanaman pohon disepanjang bantaran sungai Rampah.
Pemenang lomba dayung Kategori Umum, Juara I diraih Tim Sipispis, diurutan kedua Tim Bodrex dan diperingkat ketiga diraih tim Muntos.
Kategori pelajar, Juara I diraih SMKN 1 Sei Rampah B, peringkat kedua SMAN 1 Teluk Mengkudu, dan peringkat ketiga SMKN 1 Sei Rampah A.(ts-18)
Loading...
loading...