Bawaslu Ingatkan Kepala Desa Bisa Dijerat Pidana Bila Terlibat Kampanye

123

tobasatu.com, Asahan | Komisioner Bawaslu Kabupaten Asahan, Ibnu Azhar Saragih, mengingatkan agar perangkat desa tidak terlibat kampanye atau politik praktis.

“Larangan dalam kampanye yang melibatkan kepala desa sudah tertuang di UU pemilu No 7 tahun 2017 Pasal 280 ayat 2 huruf H yang berbunyi bahwa pelaksana dan/atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu dilarang mengikutsertakan kepala desa,” ujarnya pada Rabu (3/4).

Sedangkan pada Bab III tentang ketentuan Pidana Pemilu, lanjut Ibnu, sudah tertuang pada Pasal 490 berbunyi setiap kepala desa atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

“Oleh karenanya, baik ASN dan perangkat desa sama-sama dilarang terlibat dalam kampanye dan politik praktis. Jadi baik ASN dan perangkat desa itu sudah masuk dalam larangan yang tidak boleh melibatkan diri (kampanye),” tuturnya.

Untuk itu ia berharap, agar ASN dan kepala desa bisa menjaga netralitasnya dalam perhelatan pesta demokrasi kali ini.

“Karena sudah termasuk dalam undang-undang, ASN dan Kades dilarang ikut kampanye. Kita ingatkan sekali lagi jangan sampai ikutlah dalam hal kampanye tersebut. Kalau ditemukan, cepat buat laporannya kepada kami, biar enak kita memprosesnya,” tutupnya.(ts-23)

Loading...
loading...