Berbiaya Rp51 Miliar, Masjid Agung Sergai Segera Dibangun

416

 

 

tobasatu.com, Sergai | Terinspirasi dari indahnya Masjid Nabawi di Arab Saudi Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) akan mendirikan Masjid Agung Kabupaten Sergai. Hal ini ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama Masjid Agung Kabupaten Sergai di lahan pembangunan Masjid Agung Sergai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (4/4).

Acara dihadiri Bupati Sergai Ir H Soekirman, Kajati Sumut Fachruddin, SH, MH, Wabup H Darma Wijaya, Kajari Sergai Jabal Nur, SH, MH, Ketua PN Sei Rampah Delta Tamtama, SH, MH, Ketua PA Sei Rampah Abdul Munir, SH, MH, Kakan Kemenag Sergai Dr H Sarmadan Nur Siregar, M.Pd Sekdakab Drs Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Ketua MUI H Lukman Yahya, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sergai H. Darwis Rambe, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, unsur Dinas Pendidikan dan masyarakat.

Soekirman menuturkan, Masjid Agung Kabupaten Sergai yang dibangun dengan biaya APBD 2019 dengan total nilai pagu Rp51 miliar merupakan kontribusi dari seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Bertuah, sehingga besar harapan nantinya Masjid Agung ini dapat dimakmurkan  bersama-sama.

Terinspirasi dari indahnya Masjid Nabawi yang ada di Arab Saudi, di depan lokasi berdirinya Masjid Agung ini ada pintu ketiga Jalan Tol Medan-TebingTinggi-Kualanamu (MKTT) yang ada di Kabupaten Sergai. Selain pintu tol di Sei Sejenggi, Sei Bamban serta Rambutan, masjid ini direncanakan dikonsep menjadi semacam rest area yang jika orang keluar dari pintu tol akan melihat pemandangan yang teduh seperti oase yang indah. “Ada taman dan pusat kuliner serta perdagangan muslim seperti halnya Masjid Nabawi di Arab Saudi,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut dikatakan Bupati setelah selesai pembangunan masjid yang representatif ini, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada pengelelolaannya maka akan dibentuk kelembagaan seperti imam masjid, media dakwah, kajian ilmu agama, yang memiliki sekretariat di masjid ini sehingga benar-benar menjadi pusat peradaban Islam di Kabupaten Sergai.

Soekirman menegaskan kembali bahwa merawat dan memakmurkan masjid adalah tantangan tersendiri. Namun jika tidak dimulai dari membangun bagaimana  akan merawat dan meningkatkan kemakmuran serta hal lainnya.

“Saya memohon dukungan dari semua pihak termasuk DPRD, mengingat lokasi ini jauh dari penduduk, perlu difikirkan dan dibentuk pengelolanya dalam Unit Pelaksana Teknis (UPT), sehingga dapat bertanggung jawab setidaknya untuk lima tahun kedepan seperti halnya masjid-masjid di Aceh yang tertata baik dengan adanya pengelolaan dalam bentuk unit tersebut. Masjid ini kelak akan menjadi pemersatu umat dengan segala keberagamannya yang bukan hanya Rahmatan Lil Muslimin (rahmat bagi umat Muslim), tetapi juga Rahmatan Lil Alamin (rahmat bagi sekalian alam),” tutupnya.

Kajatisu Fachruddin Siregar, SH, MH mengatakan masjid adalah tempat pemersatu umat, bukan berarti dengan adanya masjid ini nantinya akan terkotak-kotak. Sebab semakin banyak masjid tentu akan semakin banyak tempat berteduh dan beribadah serta tempat meminta kepada Tuhan.

Peletakan Batu Pertama dalam rangka akan dimulainya pembangunan Masjid Agung Sergai yang merupakan prakarsa bupati beserta seluruh masyarakat ini akhirnya terwujud.

Sebelumnya Ketua MUI Sergai H. Lukman Yahya mengucapkan syukur kepada Allah karena Masjid Agung milik Kabupaten Sergai akan segera terwujud. Kelak akan menjadi pusat peradaban dan perkembangan Islam untuk anak cucu kita kelak. “Semoga dengan pembangunan Masjid Agung Sergai ini sebagai pintu masuk dari Barat yang menjadikan Kabupaten ini semakin religius. Bahwa tangan-tangan yang ikut serta dalam pembangunan masjid ini adalah tangan-tangan umat yang diridhoi Allah SWT,” bilangnya.

Sementara Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sergai H. Darwis Rambe mengungkapkan bahwa sejak dimekarkan di Kabupaten Sergai telah berdiri 670 masjid yang tersebar di 17 Kecamatan, dengan 524 musholla. Ini menjadi bukti masyarakat Sergai adalah masyarakat yang memiliki landasan keimanan yang kuat juga sangat harmonis dengan kerukunan antar umat beragama. (ts-18)

Loading...
loading...