Dandim 0201/BS Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Pam VVIP di Medan

157
Dandim 0201/BS ketika menjadi inspektur upara apel pengamanan

 

 

tobasatu.com, Medan | Komandan Kodim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah mewakili Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah, memimpin apel gelar pasukan operasi pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI dan Ibu Hj Iriana Joko Widodo di Kota Medan dan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Apel digelar di Lapangan Benteng, Jalan Pengadilan Medan, Jumat (5/4/2019) pagi.

Apel gelar pasukan gabungan TNI-Polri dan instansi terkait lainnya ini turut dihadiri Asisten Operasi Kasdam I/BB, para Dansat BS dan perwakilan dari Polrestabes Medan.

Dandim saat membacakan amanat Pangdam I/BB yang juga selaku Pangkoops PAM VVIP menegaskan, tujuan apel gelar pasukan operasi pengamanan VVIP ini adalah untuk menjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanan pribadi VVIP serta menjamin keamanan wilayah yang menjadi objek kunjungan VVIP setiap saat di manapun berada.

“Ancaman terhadap VVIP bukan hanya merupakan ancaman terhadap keselamatan dan keamanan pribadi VVIP saja, namun juga ancaman yang dapat menjatuhkan kehormatan dan kedaulatan negara, martabat serta kewibawaan pemerintah. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman tersebut, TNI dan Kepolisian bersama institusi terkait perlu menyelenggarakan operasi pengamanan VVIP secara terpadu,” jelasnya.

Ancaman gangguan keamanan seiring perkembangan teknologi dari waktu ke waktu semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan masing-masing Satgaspam secara keseluruhan, baik personel, materiil maupun sarana pendukung pengamanan lainnya.

“Saya selaku Pangkoops Pengamanan VVIP harus dapat meyakini bahwa tiap-tiap Satgas sudah memiliki kesiapan operasional yang mampu untuk menangkal berbagai kerawanan dan kontijensi yang diprediksikan dapat terjadi. Di samping itu, apel gelar pasukan ini menggambarkan totalitas kesiapan pengamanan, mulai dari H-1 sampai dengan selesainya kunjungan kerja Presiden RI dan Ibu Hj Iriana Joko Widodo di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara,” terangnya.

Personel Pengamanan VVIP akan ditempatkan di lokasi yang menjadi sasaran peninjauan, mulai dari Bandara Internasional Kuala Namu, sepanjang rute yang dilalui maupun rute cadangan serta rute pengganti.

“Saya berharap pada pelaksanaan Pengamanan VVIP ini agar lebih ditingkatkan koordinasi dan kerjasama yang terencana, terarah dan terkendali, dengan tetap berpedoman pada peraturan Pengamanan VVIP, baik secara langsung maupun tidak langsung, agar sasaran dan tujuan pengamanan dapat dicapai dengan optimal dan sukses,” ucapnya.

Tidak kalah pentingnya, selalu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan maupun usaha-usaha dari pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran, ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kunjungan kerja Presiden RI dan Ibu Hj Iriana Joko Widodo, sehingga wilayah yang menjadi tanggung jawab bersama tetap kondusif dan terjaga dengan aman dan terkendali.

Pangdam Mayjen Fadhilah juga menekankan, bahwa Pengamanan VVIP ini harus berhasil dan tidak ada kata ulangi serta jangan dianggap sebagai rutinitas, sehingga mengabaikan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Oleh sebab itu, peran Dansatgas, Dansubsatgas sangatlah dominan. Tidak saja dituntut mampu melaksanakan tugasnya dengan maksimal, tetapi juga harus mampu dalam menghadapi dan mengelola serta menyelesaikan berbagai situasi yang mungkin terjadi di lapangan,” tegasnya.

Melalui apel gelar pasukan ini, diharapkan dapat menambah motivasi dalam melaksanakan tugas pengamanan dengan benar dan sukses, sehingga menjadi kebanggaan dalam pelaksanaan tugas dan kebanggaan masyarakat terhadap keandalan aparatnya.

“Berkenaan dengan hal itu, saya selaku Pangkoops Operasi Pengamanan VVIP mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada aparat TNI dan Polri serta semua pihak yang terlibat, atas kesiapan tugas masing-masing Satgaspam untuk dapat mewujudkan kesiapan operasional pengamanan Presiden RI dan Ibu Hj Iriana Joko Widodo,” pungkas Pangdam Mayjen Fadhilah seperti disampaikan Dandim 0201/BS.

Ditambahkan Dandim 0201/BS, untuk pengamanan VVIP selama di Kota Medan, ada sebanyak 2000 personil gabungan TNI-Polri dan institusi terkait yang diturunkan melakukan pengamanan VVIP.

“Ingat. Kunjungan kerja VVIP dan rombongan dilakukan pada malam hari, sehingga pengamanan harus ditingkatkan lebih maksimal,” tegas Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah. (ts/rel)

Loading...
loading...