Jaga BUMN Tetap Netral, Jangan Sampai Terlibat Politik Praktis

121

 

tobasatu.com, Asahan | Protes berdatangan dari berbagai tokoh di Asahan, terkait sejumlah karyawan BUMN PTPN 3 Kebun Pulau Mandi Kabupaten Asahan yang mendeklarasikan dukungan kepada salah satu pasangan calon presiden.

Menurut tokoh muda di Kabupaten Asahan, Bambang Irwansyah sikap dan perilaku dari sejumlah karyawan tersebut tidak selayaknya dilakukan.

“Terlebih mereka itu merupakan pegawai BUMN. Seharusnya para karyawan tersebut harus bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis,” ungkapnya kepada Tobasatu.com pada Senin (8/4).

Bambang mengungkapkan, netralitas dan profesionalitas dari setiap insan BUMN seperti di PTPN 3 Jebun Pulau Mandi mulai komisaris, direksi, dan karyawan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.

“Di samping itu, dalam Pasal 280 ayat 2 huruf d dijelaskan bahwa komisaris, dewan pengawas, direksi dan karyawan BUMN dilarang dilibatkan dalam kampanye. Dilibatkan dalam kampanye saja tidak boleh, apalagi berkampanye maupun memberikan dukungan kepada pasangan capres. Ini bertujuan untuk menjaga agar BUMN tetap netral dan profesional,” terangnya.

Senada juga diutarakan oleh salah seorang aktivis di Kabupaten Asahan Suroso.  Dirinya menjelaskan karena disinyalir sudah tidak netral, Kementerian BUMN hendaknya secepatnya melakukan evaluasi secara menyeluruh di PTPN 3 Kebun Pulau Mandi tersebut.

Dalam rangka menindaklanjuti persoalan tersebut, Bambang Irwansyah bersama Suroso berencana akan menempuh jalur hukum.

“Dalam waktu dekat, kami akan melaporkan persoalan tersebut kepada pihak Bawaslu Asahan sebagai wujud pelanggaran pilkada. Namun akan tetap ditembuskan ke Kementrian terkait agar segera di proses,” jelas mereka berdua.

Sementara itu, Manager PTPN 3 Kebun Pulau Mandi Fadli menyebut enggan berkomentar lebih lanjut terkait persoalan tersebut.

“Sudahlah, persoalan tersebut jangan dibahas dan diperbesar. Mereka melakukan hal itu karena ajakan dari ketua SPBun PTPN 3 Pulau Mandi sewaktu berkunjung ke setiap divisi. Perlu untuk diketahui juga, mereka berbuat demikian karena tergabung sebagai anggota SPBun. Jadi sangatlah wajar jika anggota menuruti arahan dari ketuanya,” ujarnya. (ts-23)

Loading...
loading...