Masih Banyak Komite Sekolah Belum Peduli Pendidikan

217

tobasatu.com, Sergai | Komite sekolah sejak dahulu telah ada dan bertujuan membantu, memberi masukan serta mengawasi pelaksanaan pendidikan ditempatnya berada. Komite sekolah adalah independen dan tidak diisi oleh jajaran dinas terkait, hanya diisi oleh masyarakat dan tokoh agama/masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Revitalisasi Peran Komite Sekolah Tahun 2019 di Pantai Pondok Permai Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (10/4).

Turut serta dalam kegiatan Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik MM beserta jajaran, Ketua Dewan Pendidikan Sergai Agus Marwan, S.IP beserta jajaran, Ketua Majelis Adat Melayu Tengku Ahmad Gelar Pangeran Nara Kelana, perwakilan Polres Sergai, Korwilcam Bidang Pendidikan, Kepala SD/SMP Negeri/Swasta serta Komite Sekolah se-Sergai.

Lebih lanjut disampaikan Soekirman bahwa beberapa mata pelajaran tambahan seperti muatan lokal (mulok) memang perlu kreasi dan inovasi. Maka jika memungkinkan dilakukan penggalangan dana asalkan disetujui oleh orang tua siswa, tidak ada unsur paksaan, serta belum ada mata anggaran tersebut tertampung pada Dinas Pendidikan maupun sekolah.

“Saat ini masih banyak komite sekolah yang belum terlalu peduli tentang pendidikan anaknya sehingga jika anaknya salah arah maka yang dipersalahkan adalah guru sebagai pengajar,” katanya.

Bupati menambahkan, hal tersebut kurang tepat jika kdianggap menjadi tanggung jawab pendidik sepenuhnya. Sebab tanggung jawab inklusif adalah tanggung jawab semua pihak termasuk bupati, DPRD, serta seluruh masyarakat.

Sambungnya, seorang guru adalah tempat bertanya, seorang guru adalah motivator, dan dengan kerjasama serta dukungan Komite Sekolah, diyakini pendidikan Sergai harus tetap menjadi nomor satu di Sumut.

Soekirman mengajak seluruh yang hadir untuk berkonsentrasi bahwa revitalisasi ini adalah satu untuk semua, semuanya untuk satu yaitu untuk meningkatkan kualitas kependidikan di Tanah Bertuah Negeri Beradat. “Untuk itu diperlukan kepedulian, persatuan dan kesatuan kita jalin bersama menjaga agar daerah kita ini senantiasa kondusif, aman dan tentram sebab Pancasila adalah harga mati bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pendidikan Agus Marwan, S.IP menyampaikan apresiasi atas kehadiran bupati beserta jajaran Dinas Pendidikan, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan pada kegiatan hari ini dalam rangka memperjuangkan kemajuan pendidikan di Sergai.

Terkait dengan Permendikbud 75 Tahun 2016, jelas peraturan ini lahir bukan untuk melemahkan peran Komite sekolah, akan tetapi justru semakin memperkuat peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Hal tersebut tidak hanya menyangkut aspek belajar mengajar, namun juga memperkuat manajemen dan kepedulian pada lingkungan sekolah apalagi Dinas Pendidikan Sergai baru meluncurkan buku inspirasi berjudul “Gerakan GCL (Green, Clean, Life)”. Buku ini salah satu karya nyata Dinas Pendidikan Sergai guna mewujudkan apa yang disebut dengan inovasi pendidikan sesuai Visi Kabupaten Sergai yaitu Unggul, Inovatif dan Berkelanjutan.

“Jadi saya kira tepat tahun ini Dinas Pendidikan Sergai mencanangkan menjadi tahun prestasi pendidikan di Kabupaten Sergai. Kami Dewan Pendidikan mendukung penuh program peningkatan pendidikan bidang olah raga, seni, intelegensi seperti OSN, O2SN, Gerappah, serta kegiatan positif lainnya,” urainya.

Menurutnya Dinas Pendidikan Sergai bukan hanya NATO (No Action, Talk Only), tetapi dibuktikan dengan nyata. Pihaknya berharap dapat terus berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk melahirkan inovasi pendidikan guna  generasi yang cemerlang.

“Dewan Pendidikan senantiasa mendorong Dinas Pendidikan Sergai selalu menjadi inspirasi bagi pembangunan pendidikan di Sumut dan nasional pada umumnya. Komite sekolah, diimbau untuk menjalin keharmonisan, kesejukan dan persatuan dengan pihak sekolah serta masyarakat guna mencapai tujuan mencerdaskan bangsa,” kata Agus Marwan.

Sementara itu Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik MM mengucapkan terimakasih kepada Dewan Pendidikan yang membuat gebrakan dalam mempersatukan gerak komite dan sekolah. Sosialisasi dan Revitalisasi Peran Komite Sekolah melalui Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 ini dilaksanakan selama 1 hari serta dihadiri oleh seribu lebih peserta yang berasal dari unsur Korwilcam Pendidikan, kepala sekolah SD/SMP Negeri dan Swasta serta komite sekolah se-kabupaten Sergai.

Permendikbud 75 Tahun 2016 ini merupakan perubahan atas Kepmendiknas 44/U/2002 tentang Komite Sekolah yang dilatarbelakangi oleh upaya peningkatan mutu layanan sekolah yang selalu terkendala oleh pendanaan.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan meningkatkan motivasi kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar dapat bersatu dengan komite sekolah dalam rangka berperan aktif mengembangkan sekolah kearah yang lebih baik sebagai bentuk dukungan atas program pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah, tukas Joni. (ts-18)

Loading...
loading...