Sehari Dirawat, Pria yang Sekarat Diamuk Massa Meregang Nyawa

282

tobasatu.com, Sergai | Meski sempat mendapat perawatan medis, nyawa Rusli alias Wak Jon (62), warga Desa Sukadamai, Kecamatan Sei Bamban, tak tertolong. Rusli sebelumnya sekarat dihajar massa di Dusun 4 Kelapa Tinggi Desa Bakaran Batu, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai karena diduga ingin melakukan tindak pencurian pada Jumat (10/5) sekitar pukul 00.05 WIB.

Ia menghembuskan nafas terakhir di RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kepada wartawan, Kepala Desa Bakaran Batu, E Mansius Sinaga, mengatakan, pada saat amuk massa terjadi, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan mengayunkan benda tajam berupa pisau dan linggis di tangannya dan melukai beberapa warga. Inilah mengundang emosi warga.

Alhasil warga yang kesal menghakimi pelaku hingga sekarat dan terbaring di jalanan. Melihat kondisi pelaku sudah sekarat sebagian warga langsung menghubungi  pihak Polsek Firdaus.

Saat pihak kepolisian tiba di lokasi, Rusli sudah dalam keadaan tergeletak dengan kondisi wajah berlumuran darah. Oleh pihak kepolisian langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman, Sei Rampah untuk mendapatkan pertolongan.

Hanya satu hari di Rumah Sakit setelah peristiwa naas tersebut pria yang akrab dipanggil Wak Jon akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Terpisah, Kapolres Sergai AKBP H. Juliarman EP Pasaribu, melalui Kasat Reskrim, AKP Hendro Sutarno, kepada wartawan Sabtu (11/5) menjelaskan jenazah Rusli telah diotopsi di RS Bhayangkara Medan. Dari hasil otopsi terjadi pendararan di otak akibat benda tumpul dan patah rusuk sebelah kiri hingga meninggal dunia.

“Kita akan proses sesuai hukum untuk langkah selanjutnya. Kanit Polsek Firdaus sudah saya perintahkan dan nanti kita back up dari Polres,” pungkasnya. (ts-18)

Loading...
loading...