Polres Asahan Tembak Pengedar Narkoba dan Sita 1,4 Kilogram Sabu Serta 43 Butir Ekstasi

401

tobasatu.com, Asahan | Juanda Marpaung (28), warga Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai tersungkur ditembak personel Sat Res Narkoba Polres Tapsel.

Tindakan tegas dan terukur harus dilakukan polisi setelah Juanda mencoba kabur ketika diamankan, darinya juga polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,4 kilogram yang disuplai dari Riau.

Diterangkan Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu, tersangka Juanda berhasil diringkus dari SPBU Jalinsum Kecamatan Hesa Air Genting, Kabupaten Asahan pada Minggu (12/5/2019) subuh.

“Awalnya kita menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada narkoba jenis sabu dari Provinsi Riau yang akan masuk ke kota Kisaran.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil meringkus tersangka Juanda,” kata Faisal didampingi Waka Polres Kompol H Taufik, Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan, Kanit Idik I Iptu ER Ginting dan Kanit Idik II Iptu Syamsul Adhar, Senin (13/5/2019).

Lanjutnya, dari tersangka didapati satu bungkusan kertas kado yang berisi serbuk kristal yang diduga sabu-sabu, handphone dan 1 unit mobil toyota avanza yang digunakan olehnya. “Sementara seorang temannya melarikan diri dan saat ini masih kita kejar,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu ia peroleh dari Simpang Kubu Balam, Riau dengan tujuan kota Kisaran atas pesanan seorang pria berinisial KW alias SM, tersangka dijanjikan upah sebesar Rp15 juta. “Sejauh ini masih kita selidiki dan kita kembangkan lagi,” tukasnya.

Dirinya mengungkapkan, bukan hanya itu, pihaknya juga berhasil meringkus Zulkarnain Sinambela (34), warga Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan.

“Tersangka ditangkap di Desa Bendang, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan pada Sabtu (11/5/2019) lalu saat akan menjual narkotika jenis pil ekstasi. Dari tersangka tersebut berhasil disita 1 plastik klip besar yang berisi pil ekstasi sebanyak 43 butir,” terangnya.

BACA JUGA  Duo Jambret Ini Meringis Kesakitan Didor Personel Polsek Air Batu

Terakhir, lanjut Faisal pada hari Minggu (12/5/2019) kemarin, petugas pun kembali mendapat informasi dari masyarakat di Jalan Durian, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur terdapat satu buah tas mencurigakan yang ditemukan di belakang rumah salah seorang warga, Johan Matondang.

“Petugas Polres Asahan yang datang ke lokasi kemudian langsung memeriksa isi tas tersebut bersama dengan kepala lingkungan dan warga setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan,ternyata didalam tas tersebut ditemukan 9 bungkus kertas, dimana masing-masing bungkusan berisi 10 plastik klip besar yang diduga berisi sabu-sabu,3 bungkusan kertas dimana setiap bungkus nya berisi 1 plastik klip besar yang diduga berisi sabu-sabu dan satu bungkusan plastik berisi timbangan elektrik. Untuk kasus ini,pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa pemilik barang haram tersebut,” papar Faisal.

Untuk kedua orang tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Orang nomor satu di Polres Asahan ini juga menghimbau dan mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga pergaulan anak-anak dari bahaya narkotika.

“Kami berkomitmen untuk memberantas narkotika dan kejahatan lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Jangan takut untuk memberikan informasi terkait peredaran narkotika di Kabupaten Asahan.Mari sama-sama kita berantas peredaran segala jenis narkotika di Kabupaten Asahan,” pungkas Faisal. (ts-23)

Loading...
loading...