Terjaring OTT, Mengapa Dua Perangkat Desa Tak Ditahan?

344
tobasatu.com, Asahan | Dua orang perangkat desa yang sempat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polres Asahan, terlihat sudah beraktifitas kembali seperti biasa. Mengapa bisa?
Adapun yang terjaring OTT itu Kepala Desa Pematang Sei Baru dan Kepala Dusun 12 Panitera pada Sabtu (11/5/2019).
Menurut beberapa Kaur di kantor Desa Pematang Sei Baru, Kecamatan Tanjung Balai, Asahan, menjelaskan kepala desa dinilai sudah beraktivitas seperti biasanya. Itu terlihat mulai dari Senin (13/5).
“Sampai dengan sekarang, Pak Kades sudah beraktivitas seperti biasanya,” ungkap beberapa Kaur saat ditemui di Kantor Desa Pematang Sei Baru, Selasa (14/5).
Camat Tanjung Balai, Idris, mengaku kecewa dan malu terhadap perbuatan yang dilakukan oleh Kades dan Kadus tersebut. “Kami sangat malu dan kecewa atas perbuatan yang dilakukan oleh dua perangkat desa yang berada di wilayah pemerintahan Kecamatan Tanjung Balai Asahan yang ditangkap karena melakukan perbuatan pungutan liar hingga jutaan kepada warga masyarakatnya,” ujar Idris, Selasa (14/5/2019).
Terpisah, Kanit Tipikor Polres Asahan, Iptu Agus Setiawan, menjelaskan dua pelaku OTT terkait pengurusan surat tanah itu tidak dibebaskan.
“Kedua pelaku tersebut tidak dibebaskan bang. Dalam perkara ini, mereka berdua tidak dilakukan penahanan, akan tetapi proses penyidikan tetap lanjut,” ungkapnya ketika dikonfirmasi melalui via telepon seluler.
Sebelumnya, Polres Asahan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua perangkat Desa di Desa Pematang Sei Baru Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan pada Sabtu (11/5) lalu.
Keduanya adalah AHM (Ahmad Khazali), Kepala Dusun XII Desa Pematang Sei Baru dan HER (Hermansyah Putra) Desa Pematang Sei Baru. (ts-23)
Loading...
loading...