Polres Tanah Karo Rebus 9,4 Kg Sabu

295
tobasatu.com, Tanah Karo | Sabu seberat 9,4 kg dengan nilai jual mencapai Rp9 miliar dimusnahkan Polres Tanah Karo, Kamis (16/5). Sabu ini diamankan pada Minggu (31/3) dari tangan ketiga tersangka.
Adapun para tersangka, Suparno (39), warga Desa Pancur Batu, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Tresno (26), warga Desa Naga Raya Jaya I, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, dan Agus Setiawan alias Wawan (26), warga Pasar II Naga Jaya I Desa Naga Raya I, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.
Pemusnahan barang bukti sabu dilakukan dengan cara direbus menggunakan air mendidih. Sebelumnya, jajaran dari Tim Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan, dipimpin langsung AKBP Juni Erma, mengambil sabu untuk sampel, dan langsung dimasukan ke kotak kecil. Kemudian diberi tetesan pendeteksi, yang hasilnya mencair (menguap) dan berubah warna coklat terbakar.
“Positif narkotika, yang mengandung metamfetamin/desoksiefedrin. Pemusnahan sabu hanya dapat dilakukan dengan cara direbus,” sebut AKBP Juni Erma sebelum pemusnahan sabu.
Selanjutnya, sabu tersebut dimusnahkan dengan cara direbus dipimpin langsung Kapolres Tanah Karo, AKBP Benny R Hutajulu, kemudian diikuti Danyon 125/Simbisa Mayor Ajuanda Pardosi, Kasi Pidum Kejari Kabanjahe, Firman Siregar, Karutan Kabanjahe, Simson Bangun, dari BNNK Karo, Kompol J Sitompul, pihak Dinas Kesehatan Karo, tokoh agama, hingga para pelajar.
Benny R Hutajulu menegeaskan komitmen dalam menangani kasus  narkoba. Begitu juga kasus lainnya di wilayah Tanah Karo. “Untuk itu, kita semua agar dapat terhindar dan menjauhi narkoba, begitu juga kepada  anak sekolah. Jangan sampai terjerumus ke dalam pergaulan narkoba, dan mengatakan tidak pada narkoba,” ujarnya.
Sekadar mengingat kembali, penangkapan terhadap ketiga tersangka dilakukan di lokasi berbeda. Mulanya petugas Satres Narkoba Polres Tanah Karo, mengamankan tersangka Suparno.
Kepada petugas, Suparno mengatakan awalnya dia melihat sebuah goni, tepat di depan kamar No. 5 penginapan Aek Popo, Kecamatan Merek. Setelah dibuka, dirinya terkejut goni itu berisi adalah sabu yang sudah dikemas sebanyak 10 bungkus.  Tiap bungkusnya mencapai berat 1 kg sabu.
Ia lalu menanam sabu di belakang rumah kontrakannya, yang bersampingan dengan penginapan Aek Popo. Keesokannya, dirinya bertemu dengan tersangka Tresno dan menceritakan perihal temuan sabu itu. Tresno tergiur akan keuntungan penjualan sabu, dan meminta sabu tersebut 2 kg.
Tidak sampai disitu saja, Tresno menjadi penghubung penjual sabu tersebut, dengan menghubungi tersangka Agus Setiawan alias Wawan. Hingga akhirnya ketiganya meringkuk di tahanan Polres Tanah Karo. (ts-09)
Loading...
loading...