Mekanik Sepeda Motor Enam Bulan Bisnis Sabu, Hasil Jualan Dipakai Foya-Foya

490

tobasatu.com, Sergai | Enam bulan menggeluti bisnis sabu, Ofi Sofian Nasution alias Ofi (25), akhirnya diciduk polisi.

Pria warga Dusun II Desa Kuala Bali Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, diamankan Polsek Dolok Masihul Jumat (17/5) sekira pukul 22.30 WIB, saat menunggu pelanngan.

Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan sebuah dompet berwarna ungu yang berisikan 1 buah timbangan elektrik, 1 plastik klip berisikan sabu, 1  plastik klip berisikan 44 klip kecil, dan uang sebesar Rp250 ribu.

Ketika diinterogasi petugas, pria yang keseharian bekerja sebagai mekanik sepeda motor ini, mengaku hasil jualan sabu digunakannya untuk berfoya-foya.

Informasi diperoleh, penangkapan Ofi bermula dari laporan masyarakat kepada pihak Polsek Dolok Masihul. Bahwa  sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu yang sangat meresahkan warga sekitar Dusun II, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serba Jadi.

Menindaklanjuti info itu, petugas  melakukan penyelidikan di seputaran desa tersebut  dengan cara undercover. Bahkan sempat melakukan wawancara dengan beberapa warga sekitar. Ternyata memang benar tersangka yang kemudian belakangan diketahui bernama Ofi Sofian Nasution alias Ofi, tepat sesuai informasi yang dilaporkan warga.

Kemudian Kapolsek Dolok Masihul AKP Jhonson M.Sitompul, memberi perintah kepada tim opsnal di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul, Iptu M. Tambunan, langsung bergerak dan ke lokasi untuk menangkap Ofi.

Petugas kemudian menciduk Ofi. Saat  hendak diamankan petugas, tersangka membuang sesuatu dari tangan kanannya ke arah kandang ayam. Melihat hal tersebut petugas tidak mau gegabah dan berupaya mengamankan tersangka yang meronta dan hendak kabur. Kemudian petugas yang menyuruh mengambil sesuatu yang di buang tersebut dan ternyata setelah diambil  1 buah dompet berwarna ungu berisi barang bukti tersebut.

Ofi mengakui sabu  tersebut adalah miliknya yang dibeli seharga Rp800 ribu pergram dari temannya Jayak warga Dusun II, Desa Pondok Jeruk. “Biasanya sekali belanja 10 sampai 15 gram dan dapat bonus untuk pakai sendiri,” pengakuan Ofi kepada Polisi. Petugas lalu melakukan pengejaran terhadap Jayak. Namun Jayak tidak berada di rumah.

Kapolsek Dolok Masihul AKP Jhonson M. Sitompul, kepada wartawan menjalskan, Ofi telah diamankan berikut barang bukti.(ts-18)

Loading...
loading...