Coba Tendang Polisi, Penjambret Tersungkur Didor

263

tobasatu.com, Asahan | Pelaku jambret ini tersungkur setelah kakinya diterjang timah panas dari pistol polisi.

Pelaku RS alias Rudi (32), warga Dusun VI, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulau Bandring, diringkus petugas pada Sabtu (25/5) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo, menjelaskan penangkapan terhadap pelaku Rudi itu berawal dari adanya laporan yang diterima Polsek Kota Kisaran pada Rabu (22/5).

Saat itu, korban atas nama Suriani (36) warga Dusun III, Desa Benteng Jaya, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, mengaku dijambret pria tidak dikenal saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kisaran – Medan atau persisnya di kawasan Simpang Skip Desa Perkebunan Sei Balai, Kecamatan Meranti pada Senin (20/5).

Akibat kejadian itu, lanjut Eddy, Suriani harus kehilangan sebuah tas yang berisi satu unit handphone, satu lembar STNK, kartu ATM dan uang kontan sebesar Rp7,8 juta.

Berdasarkan laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Akhirnya Rudi diamankan saat melintas di Jalinsum Kisaran – Medan persisnya di Desa Sidomulyo.

Senada juga diutarakan oleh Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Ipda A Rambe, dirinya menjelaskan karena pelaku Rudi dinilai tidak kooperatif, akhirnya petugas langsung memberikan tindakan tegas secara terukur.

“Saat dihadang, dia berusaha menendang petugas saat akan ditangkap. Akhirnya kami memberikan tindakan tegas secara terukur terhadap pelaku Rudi,” ungkapnya.

Masih kata Rambe, didalam menjalankan aksinya tersebut, Rudi hanya sendiri.

“Saat melakukan penjambretan, pelaku hanya sendirian atau main tunggal saja dengan cara mengendarai sepeda motor jenis matic sembari memepet korbannya dari arah sebelah kiri, ” terangnya.

Terpisah, Rudi saat dikonfirmasi membenarkan jika dirinya yang melakukan penjambretan terhadap korban Suriani saat melintas di lokasi tersebut.

“Sendirian aja aku bang dalam beraksi dan sudah dua kali melakukan penjambretan,” ungkapnya sambil meringis kesakitan. (ts-23)

Loading...
loading...